Bupati Tangerang Serahkan 9 Unit Kapal Tangkap Ikan untuk Nelayan Pesisir Kronjo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News — Pemerintah Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Tangerang menyerahkan bantuan 9 unit kapal tangkap ikan kepada nelayan pesisir di Kecamatan Kronjo, Senin (22/12/2025).

Bantuan kapal berukuran di bawah 5 Gross Ton (GT) tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, kepada perwakilan nelayan sebagai bagian dari program pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan kapal tangkap ikan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah untuk mendukung nelayan. Pada tahun 2025, kami telah menyalurkan sebanyak 20 unit kapal tangkap ikan, yang sebelumnya juga telah diserahkan di wilayah Ketapang, Kecamatan Mauk,” ujar Maesyal.

Ia menjelaskan, bantuan kapal tersebut dirancang sesuai kebutuhan nelayan tradisional, dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.

Selain kapal, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melengkapi bantuan dengan sejumlah sarana pendukung, di antaranya jaring milenium, pelampung pemberat sebanyak lima unit per kapal, kompas, lampu navigasi, mesin 24 PK, serta aki 12 volt 100 ampere.

“Kami berharap kapal dan perlengkapan ini dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil tangkapan, pendapatan, serta kesejahteraan keluarga nelayan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari total bantuan tersebut, 6 unit kapal berbahan fiber bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang, sementara 3 unit kapal berbahan kayu berasal dari Pokok Pikiran Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Gerindra, Dina Maria Ulfa.

“Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi biru di Kabupaten Tangerang,” jelas Rudi.
Salah satu perwakilan nelayan, Darip Hermanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bantuan kapal ini sangat bermanfaat bagi kami untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga sempat menaiki dan menakhodai langsung salah satu kapal yang diserahkan kepada nelayan.

Adapun penerima bantuan kapal tangkap ikan meliputi:

Perkumpulan Samudera Nelayan Gaga (Kecamatan Kronjo)

Perkumpulan Mina Tenggiri Lontar Jaya (Kecamatan Kemiri)

Perkumpulan Camar Laut Tanjung Kait (Kecamatan Mauk)

Perkumpulan Mina Pancing Tanjung Pasir (Kecamatan Teluknaga)

Perkumpulan Maju Terus Jaring Berjaya (Kecamatan Teluknaga)

Perkumpulan Mina Baru Jaya Bahari (Kecamatan Teluknaga)

Perkumpulan Jaya Bakti Reborn (Kecamatan Kronjo)

Perkumpulan Lestari Sinar Udik (Kecamatan Kronjo)

Perkumpulan Mulya Baru (Kecamatan Kronjo)

Dengan bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap pertumbuhan ekonomi pesisir semakin meningkat dan kesejahteraan nelayan dapat terwujud secara berkelanjutan.

Reporter: Alex Didi
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah
Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan
BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data
Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor
Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos
Gudang 2 Lantai di Kosambi Diduga Tak Sesuai PBG, Lurah dan Satpol PP Saling Lempar Kewenangan
Anggaran Rp4,2 Miliar untuk Alat Kantor DPMD Bogor Dipertanyakan, GPII: Desa Masih Banyak yang Butuh!
Truk Tanah Diduga Langgar Jam Operasional, Kecelakaan di Pakuhaji Kembali Jadi Sorotan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:43 WIB

Maggot dan Bank Sampah Jadi Andalan Pejaten Barat Kurangi Timbunan Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Infast Bestari: Perlindungan Sosial Harus Universal, Kelas Menengah Tak Boleh Lagi Terabaikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

BPS Genjot Akurasi Sensus Ekonomi 2026, 88 Petugas Tajurhalang Diminta Jaga Integritas Data

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:12 WIB

Tak Ada Lagi Paspor Biasa! Imigrasi Bogor Pastikan Pemohon Baru Kini Wajib Gunakan e-Paspor

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Korupsi Triliunan Terungkap, Rakyat Kian Terjepit! KPKB Desak Pemerintah Perluas Bansos

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights