BGN Pastikan SPPG Wajib Gunakan Rapid Test untuk Cegah Keracunan MBG

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia akan dilengkapi dengan rapid test sebagai langkah pencegahan kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang belakangan ini ramai diperbincangkan publik.

Kebijakan tersebut diputuskan usai rapat bersama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Menurut Dadan, pola pengelolaan dapur SPPG di bawah naungan Polri sudah lebih dulu menerapkan prosedur ketat, termasuk uji rapid test sebelum makanan didistribusikan.

“Bangunan yang dikelola Polri itu memang memenuhi standar yang baik. Selain itu, sebelum makanan dibagikan, mereka melakukan rapid test terlebih dahulu. Instruksi Presiden jelas, seluruh dapur nantinya akan menerapkan sistem yang sama,” ujar Dadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, arahan Presiden menekankan bahwa seluruh SPPG di daerah harus mengadopsi sistem pengelolaan seperti dapur Polri. Standarisasi ini diharapkan mampu menekan potensi keracunan massal yang dapat membahayakan penerima program.

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, turut mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, keberhasilan lebih dari 600 SPPG yang dikelola Polri dan terbukti bebas kasus bisa menjadi model tata kelola dapur gizi nasional.

“Ini harus dijadikan contoh nyata. Kalau di bawah Polri bisa menjaga kualitas makanan dengan baik, maka dapur lain di seluruh Indonesia juga harus mampu melakukan hal serupa,” kata Irma.

Aktivis pers sekaligus Pimpinan Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menilai langkah pemerintah ini harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat dan transparan.
“Rapid test hanyalah salah satu instrumen pencegahan. Yang jauh lebih penting adalah komitmen integritas dalam tata kelola, pengawasan yang tidak tebang pilih, serta keterbukaan informasi publik. Program MBG menyangkut nyawa rakyat, jangan sampai ada kelalaian yang ditutupi,” tegas Merry.

Pemerintah melalui BGN memastikan langkah penguatan standar keamanan pangan ini akan segera diimplementasikan di seluruh daerah, seiring meningkatnya perhatian publik atas kasus dugaan keracunan MBG yang tengah viral di media sosial.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet
DPRD Tebingtinggi Murka, Manajemen RSUD Kumpulan Pane di Ujung Tanduk
Bupati Tangerang Lantik 149 Dewan Hakim MTQ Ke-56
Koperasi Merah Putih Jatimulya Dipacu Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Rumah Warga Teluknaga Terancam Roboh, Camat Turun Tangan
Mahasiswa Geruduk Imigrasi Jaktim, Minta Bongkar Dugaan Oknum Main Narkoba
Bupati Tangerang Tinjau Langsung Longsor di Sempadan Sungai Cidurian, Enam Rumah Terancam
Diterpa Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Teluknaga Nyaris Roboh
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:03 WIB

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:43 WIB

DPRD Tebingtinggi Murka, Manajemen RSUD Kumpulan Pane di Ujung Tanduk

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:05 WIB

Bupati Tangerang Lantik 149 Dewan Hakim MTQ Ke-56

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:35 WIB

Koperasi Merah Putih Jatimulya Dipacu Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:21 WIB

Rumah Warga Teluknaga Terancam Roboh, Camat Turun Tangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights