Arogansi Kades Bonisari Berujung Laporan ke Polres Metro Tangerang

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News – Audiensi antara LSM Komando dan Kepala Desa Bonisari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, berakhir ricuh hingga terjadi dugaan pemukulan. Insiden tersebut kini berbuntut laporan ke Polres Metro Tangerang. Wakil Ketua LSM Komando di dampingi M. Rodhi sebagai Ketua Umum dari LSM Komando melaporkan atas peristiwa yang terjadi di kantor desa Bonisari Nomor : LP/ B/766/VI/2025/SPK/POLRES METRO TANGERANG/POLDA METRO JAYA
Rabu 4/6/2025

Audiensi digelar di Kantor Desa Bonisari, dihadiri oleh Kepala Desa H. Mulyadi, jajaran perangkat desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD Wendi, perwakilan LSM Komando, serta sejumlah awak media.

Ketua BPD Wendi membuka audiensi dengan mempersilakan LSM dan media menyampaikan maksud serta pertanyaan mereka. Wakil Ketua Umum LSM Komando, Jaya Sumirat, mengawali diskusi dengan menanyakan transparansi penggunaan anggaran sebesar Rp111 juta untuk program ketahanan pangan, khususnya pengadaan ternak kambing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya ingin tahu, sebagai perwakilan masyarakat, bagaimana realisasi dana desa itu. Berapa jumlah kambing yang dibeli dan di mana lokasi kandangnya,” ujar Jaya.

Namun, menurut Jaya, Kepala Desa H. Mulyadi merespons pertanyaan tersebut dengan emosi dan memotong pembicaraan. “Beliau mengatakan percuma dijelaskan dan hanya membuang tenaga,” tambahnya.

Ketegangan memuncak ketika anggota LSM Komando lainnya, M. Insani Bayhaqi, mempertanyakan dugaan pemalsuan data pegawai desa atas nama Muhammad Jaka, yang menurut mereka tidak pernah bekerja sebagai Kaur Kesra. Menurut saksi, saat itu H. Mulyadi terpancing emosi dan mengeluarkan kata-kata kasar.

“Kepala desa mengatakan ‘anjing lo’ kepada kami,” ujar Insani.

Situasi pun tak terkendali. Jaya Sumirat mengklaim telah dipukul oleh Kepala Desa, sementara Insani menyatakan dirinya terkena pukulan kursi besi oleh anak Kepala Desa. Bentrokan fisik itu membuat LSM Komando melaporkan insiden tersebut secara resmi ke Polres Metro Tangerang.

“Kami merasa sebagai kontrol sosial, kami justru menjadi korban kekerasan. Kami berharap pihak kepolisian dapat bersikap netral dan profesional dalam menangani kasus ini,” tutup Jaya.

Penulis: Dian Pramudja
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Beton Merah Putih Akhirnya Dibangun, Warga Dukuh Joho Sambut dengan Doa
BEM UIKA Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Dugaan Represif terhadap Mahasiswa Dikawal hingga Tuntas
Imam Safei Resmi Pimpin PD Pemuda Muhammadiyah Agam
Polda Metro Jaya Ringkus Wanita Muda Tersangka Penipuan Investasi Bodong Rp50 Miliar
Pelarian MAF Berakhir di Bogor, Terduga Pembunuh Gilang Dibekuk Tim Gabungan Jatanras dan Resmob
Baru Tiga Bulan Hirup Udara Bebas, Residivis Curanmor Kambuhan Kembali Diciduk Polisi di Tangerang
Pimpred Mata Aktual News Ucapkan Selamat, Ridwan Dt. Tumbijo Nahkodai PAN Agam
Zulhas Lantik Pengurus DPW dan DPD PAN Se-Sumbar, Ridwan Dt. Tumbijo Siap Besarkan PAN di Agam
Berita ini 738 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:08 WIB

Jembatan Beton Merah Putih Akhirnya Dibangun, Warga Dukuh Joho Sambut dengan Doa

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:59 WIB

BEM UIKA Tegaskan Tak Ada Negosiasi, Dugaan Represif terhadap Mahasiswa Dikawal hingga Tuntas

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Imam Safei Resmi Pimpin PD Pemuda Muhammadiyah Agam

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:39 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus Wanita Muda Tersangka Penipuan Investasi Bodong Rp50 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:57 WIB

Pelarian MAF Berakhir di Bogor, Terduga Pembunuh Gilang Dibekuk Tim Gabungan Jatanras dan Resmob

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights