Aktivis KPKB Angkat Topi, Anggaran Bencana untuk Lebak Akhirnya Dikucurkan

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Mata Aktual News— Setelah penantian panjang, anggaran penanganan korban bencana untuk Kabupaten Lebak akhirnya dikucurkan. Aktivis LSM Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (KPKB) pun angkat topi.

Pemerintah Kabupaten Lebak, Pemprov Banten, hingga pemerintah pusat dinilai menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Ketua Umum KPKB Dede Mulyana menilai penganggaran penanganan korban bencana tahun 2026 sebagai langkah penting, mengingat Lebak selama ini dikenal sebagai daerah rawan bencana, mulai dari banjir, longsor, hingga pergerakan tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini langkah positif. Negara akhirnya hadir untuk masyarakat Lebak yang bertahun-tahun hidup di wilayah rawan bencana,” ujar Dede kepada wartawan.

Namun demikian, Dede mengingatkan agar anggaran tersebut tidak berhenti di atas kertas. Ia menegaskan, pengelolaan dana bencana harus transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Jangan sampai anggaran besar, tapi rakyat tak merasakan manfaatnya. Dana bencana harus betul-betul sampai ke korban,” tegasnya.

KPKB juga mendorong sinergi kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar program penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan. Pengawasan publik serta keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mengawal pelaksanaan program tersebut.

Dengan adanya alokasi anggaran penanganan korban bencana tahun 2026, KPKB berharap penderitaan warga terdampak di Kabupaten Lebak dapat ditekan dan memberikan kepastian serta rasa keadilan bagi masyarakat yang selama ini hidup di bayang-bayang bencana.

Reporter: M. Rojai
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif
UP PMPTSP Jatinegara, Kelurahan Jatinegara Perkuat Sinergi Penataan Fasum
Surat Edaran Bupati Tangerang Dilanggar, Truk Tanah Proyek BBI Pondok Kelor Masih Melenggang
PTSP Setiabudi Gelar Sosialisasi Layanan Jasa Desain Gambar Teknik Perizinan dan Non-Perizinan Gratis
Sambut Dandim Baru, Rudy: Bangun Bogor Tak Bisa Sendiri
Kepercayaan Warga Menipis, FOMPPA Soroti Kondisi Jalan Rusak di Pakuhaji
Kelurahan Tangki Gelar Rapat Koordinasi Bahas Anak Putus Sekolah
Pemerintah dan PIK 2 Kolaborasi Stop Buang Air Besar Sembarangan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13 WIB

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:51 WIB

UP PMPTSP Jatinegara, Kelurahan Jatinegara Perkuat Sinergi Penataan Fasum

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:17 WIB

Surat Edaran Bupati Tangerang Dilanggar, Truk Tanah Proyek BBI Pondok Kelor Masih Melenggang

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:21 WIB

PTSP Setiabudi Gelar Sosialisasi Layanan Jasa Desain Gambar Teknik Perizinan dan Non-Perizinan Gratis

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:58 WIB

Sambut Dandim Baru, Rudy: Bangun Bogor Tak Bisa Sendiri

Berita Terbaru

P0LRI

Kapolres Tangerang Kota Rangkul Media, Santuni Anak Yatim

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:06 WIB

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights