Usulan Warga Harus Satu Jalur, Hamzah Ingatkan Jangan Tumpang Tindih Saat Reses

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Mata Aktual News–Masa reses anggota DPRD Kota Depok kembali jadi ajang penting bagi wakil rakyat untuk turun menyerap aspirasi masyarakat. Sebanyak 50 anggota DPRD serentak menggelar Reses III Tahun 2025 mulai 1 hingga 6 Oktober 2025, termasuk Ketua Komisi B DPRD Depok, Hamzah, yang melaksanakan kegiatan di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Jumat (3/10/2025).

Dalam dialog bersama warga, Hamzah menegaskan pentingnya aspirasi disampaikan secara terencana, tertulis, dan tidak tumpang tindih. Ia mengingatkan agar usulan warga tidak diajukan melalui banyak jalur, baik lewat anggota dewan lain maupun melalui program Dana RW.

“Apapun jenis aspirasinya, fisik atau non-fisik, sampaikan lewat reses. Ini jalur resmi. Tapi jangan sampai usulannya ganda, cukup satu jalur agar lebih efektif dan bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Hamzah di hadapan puluhan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hamzah, banyaknya usulan yang tumpang tindih justru membuat proses pembangunan tidak efisien. Karena itu, ia meminta pengurus lingkungan seperti RT, RW, dan LPM aktif mendampingi warga dalam menyusun proposal agar kebutuhan masyarakat bisa disusun lebih jelas dan terukur.

“Kalau hanya disampaikan lisan, tanpa proposal, pemerintah kota sulit mengakomodir. Semua harus terdata dan terstruktur agar bisa masuk ke sistem perencanaan,” tegasnya.

Hamzah juga menjelaskan, bila ada usulan warga yang belum terakomodir melalui jalur Dana RW, maka akan ia perjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“Yang penting tidak dobel. Kalau sudah saya tampung, nanti bisa kita dorong lewat Pokir agar tetap punya peluang masuk ke program pemerintah,” jelasnya.

Salah satu warga Jatijajar, mengapresiasi langkah Hamzah yang memberikan penjelasan detail soal mekanisme pengajuan aspirasi.

“Kami jadi lebih paham prosedurnya. Kadang warga cuma tahu menyampaikan aspirasi, tapi tidak tahu harus lewat mana. Kalau jalurnya sudah jelas, kami bisa ikut bantu siapkan proposal,” katanya.

Bagi Hamzah, reses bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan komitmen nyata anggota dewan untuk turun langsung ke lapangan dan mendengarkan suara rakyat.

“Kita ingin setiap keluhan warga punya jalan resmi menuju kebijakan. Supaya pembangunan di Depok lebih tepat sasaran,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan
Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat
Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha
PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM
Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH
DLH Jatinegara Ajak Petugas Jaga Integritas, Tanpa Pungli di TPS
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka Tragedi Kereta Bekasi, Desak Evaluasi Total dan Modernisasi Sistem Keselamatan
Alwiyah Ahmad Sorot Kasus Daycare di Yogyakarta: Negara Jangan Lalai, Keselamatan Anak Taruhannya!
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:29 WIB

Wali Kota Jakbar Sulap Lahan Sempit Krukut Jadi Kebun Ketahanan Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

Pelayanan Kecamatan Pakuhaji Disorot, Warga Dibuat Menunggu Gara-gara Pegawai Telat Masuk Usai Istirahat

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

Prabowo Tegur Keras Birokrasi di DPR: Jangan Persulit Investasi dan Peras Pengusaha

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:01 WIB

PTSP Kelurahan Jatinegara Permudah Pengurusan NIB dan Sertifikat Halal bagi Pelaku UMKM

Senin, 11 Mei 2026 - 22:07 WIB

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat Kelola Sampah Organik, Bersama Satpel LH

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights