Tebing Tinggi, Mata Aktual News – Komitmen Sekolah Rakyat (SR) Kota Tebing Tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dan membumi semakin nyata. SR terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Karang Taruna sebagai mitra strategis di tingkat akar rumput, serta menggandeng dinas-dinas terkait guna mendukung pelaksanaan program-program pendidikan berbasis komunitas.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala SR Tebing Tinggi, Khairul Anwar Lubis, saat menerima kunjungan kerja perwakilan Kementerian Sosial RI, Riswan, di Jalan Gunung Leuser, Bp.7, Kota Tebing Tinggi, pada Selasa (2/9/2025).
“Karang Taruna adalah motor penggerak pemuda. Kami percaya, melalui sinergi ini, kita bisa menghadirkan kegiatan kolaboratif yang memberi manfaat langsung, tidak hanya bagi siswa SR, tapi juga bagi masyarakat sekitar, terutama generasi mudanya,” jelas Khairul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program yang dirancang meliputi pelatihan kewirausahaan, pendidikan kepemimpinan, peningkatan keterampilan, hingga kegiatan sosial berbasis pengabdian. Semua kegiatan itu akan melibatkan pemuda Karang Taruna secara aktif.
Menanggapi kemitraan tersebut, Perwakilan Karang Taruna Tebing Tinggi, Adzannuari Purba, menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh untuk mendukung program SR.
“Kami di Karang Taruna menyambut baik inisiatif ini. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata yang kami yakini bisa membentuk karakter generasi muda yang produktif dan berdaya saing. Kami siap bergerak bersama Sekolah Rakyat untuk program-program pemberdayaan di lapangan,” ujar Adzannuari kepada Mata Aktual News.
Adzannuari juga menekankan pentingnya pendekatan yang bersifat partisipatif dalam membangun kegiatan bersama.
“Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi penonton, tapi pelaku aktif dalam proses pendidikan sosial di masyarakat. Ini momentum yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Sementara itu, Khairul juga menjelaskan bahwa kerja sama dengan dinas-dinas daerah terus dibangun. Sebelumnya, SR mendapat bantuan vitamin dan roti dari Dinas Kesehatan. Ke depan, pihaknya berharap mendapat dukungan dari Dinas Pertanian berupa bibit ikan dan tanaman untuk mengelola kolam serta lahan pertanian edukatif di lingkungan sekolah.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari praktik. Tidak hanya dari buku, tapi juga dari alam dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kolaborasi lintas sektor ini diyakini menjadi jalan bagi terciptanya inovasi berkelanjutan dalam dunia pendidikan lokal. Kepala SR menegaskan bahwa seluruh visi-misi yang telah dicanangkan akan terus diupayakan agar benar-benar membumi dan memberi dampak nyata.
“Sekolah Rakyat harus jadi ruang terbuka bagi pembelajaran yang hidup. Semua pihak harus dilibatkan, termasuk media, yang menjadi mitra penting dalam mengawal gerakan pendidikan ini,” pungkas Khairul.
Reporter: Amor
Editor: Merry WM







