RSUD Pakuhaji Klarifikasi Soal Layanan Ambulans, Jenazah Pasien Tetap Diantar

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG | Direktur RSUD pakuhaji kabupaten tangerang dr.Hj umie kulsum MM,memberikan klarfikasi terkait keluhan warga yang mengeluhkan minim nya mobil ambulanc untuk mengantar pasien atau jenazah beberapa waktu lalu.

Kami tidak menolak sebelum nya sudah di sampaikan kepada keluarga,pasien dengan mengantar jenazah di wilayah kecamatan panongan “kata direktur RSUD pakuhaji dr.umie kulsum,MM,senin 25 agustus 2025.

Direktur RSUD mengaku,tetap memberikan pelayanan terbaik terhadap keluarga pasien dengan mengantarkan jenazah kerumah duka.”jenazah kota antar tanpa ada biaya transportasi (gratis) ujar nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu fakat terkait frasa fakta kata”memperkeruh suasana duka” yang di lontarkan oleh kader ksehatan,Umie meminta agar kader kesehatan melihat secara utuh fakta di lapangan terlebih diri nya turut mendampingi keluarga pasien tersebut.Hal itu di maksud agar informasi yang di dapat berimbang dan tidak menuduh satau pihak.

RSUD pakuhaji dengan type C lanjut umie,telah memenuhi standar peraturan kemenkes seperti di atur dalam pemenkes RI pasal 14 nomor (10) tentang pelayanan penunjang non medis ketersediaan ambulanc,komunikasi dan kamar jenazah

RSUD pakuhaji memiliki 3 ambulanc pasien dan 1 unit ambulanc jenazah,dan insya allah tahun depan akan menambah 1 lagi mobil jenazah ungkap nya.

Ia manambahkan,penggunaan ambulanc dan mobil jenazah juga telah di atur dalam PP No.82 tahun 2018,mobil ambulanc yang menjadi tanggunan bpjs kesehatan hanyalah untuk pasien rujukan dan BPJS kesehatan tidak menanggung penjemputan pasien dari rumah,pengantaran pasien kerumah maupun pengantaran jenazah.Ambulanc mobil jenazah di RS lain bayar di RSUD pakuhaji jarak lebih dari 5 kilometer free pungkas nya.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane
Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan
Heritage Medical Bekasi Gelar Jumat Berkah, Bagaikan Ratusan Nasi Kotak dan Pengobatan Gratis
Pasien Komorbid di RSUD Tebet Sempat Ditriase Hijau, Keluarga Keluhkan Rumitnya Layanan BPJS di IGD
Rekan Indonesia Gelar Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030, Wali Kota Jakarta Timur Turun Langsung
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:08 WIB

Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:33 WIB

Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:24 WIB

Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights