PAKUHAJI, Mata Aktual News – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Tangerang. Puluhan mahasiswa resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Buaran Bambu, Kecamatan Pakuhaji, Rabu (5/8/2026), dengan membawa misi membangun desa melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Sinergi Pengabdian untuk Membangun Desa Buaran Bambu yang Produktif, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Desa Buaran Bambu Milla yang mewakili Kepala Desa, perangkat desa, Bhabinkamtibmas M. Bahtiar, Dosen Pembimbing Lapangan Kyai Hj. Miftah, serta seluruh mahasiswa peserta KKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Milla menyampaikan apresiasi atas kepercayaan STISNU Tangerang menjadikan Desa Buaran Bambu sebagai lokasi KKM. Ia berharap seluruh program mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa.
“Kami berharap mahasiswa dapat menyatu dengan masyarakat dan menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat bagi kemajuan Desa Buaran Bambu,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KKM Boy Dowi menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan menjadi bagian dari proses belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
“Kami datang bukan untuk menggurui, tetapi belajar bersama masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, berkolaborasi dengan pemerintah desa dan warga untuk menghadirkan program-program yang berdampak nyata,” kata Boy.
Dukungan juga datang dari Bhabinkamtibmas Desa Buaran Bambu, M. Bahtiar, yang mengajak mahasiswa memanfaatkan momentum KKM untuk melahirkan inovasi dan kreativitas yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Senada dengan itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kyai Hj. Miftah mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta membangun komunikasi yang harmonis selama berada di tengah masyarakat.
“Jagalah nama baik kampus, hormati masyarakat, dan jadilah mahasiswa yang membawa manfaat. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” pesannya.
Selama pelaksanaan KKM, mahasiswa akan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi desa berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan warga.
Melalui kegiatan ini, STISNU Tangerang berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat melahirkan berbagai inovasi yang mendorong terwujudnya Desa Buaran Bambu yang produktif, sejahtera, dan berkelanjutan, sekaligus membentuk mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan pengalaman nyata dalam mengabdi kepada masyarakat.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi








