Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News —
Sebuah toko obat yang berlokasi di Jalan Pisangan Lama No. 2, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, menjadi perhatian publik setelah diduga menjual obat keras golongan G tanpa izin resmi. Praktik tersebut disinyalir dilakukan dengan modus berkedok penjualan alat kosmetik dan kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan hasil penelusuran Mata Aktual News, aktivitas penjualan obat keras di lokasi tersebut diduga telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Sejumlah warga sekitar mengaku resah dan mempertanyakan lemahnya pengawasan, mengingat isu peredaran obat keras di toko tersebut kerap terdengar namun operasionalnya tetap berjalan.

“Kami sering dengar kabar soal penjualan obat keras di situ. Tapi sampai sekarang tokonya masih buka seperti biasa. Itu yang membuat warga heran,” ujar salah satu
warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (24/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjualan obat keras tanpa izin dan tanpa resep dokter merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 917/Menkes/Per/X/1993, yang mengatur bahwa peredaran obat keras hanya diperbolehkan melalui apotek resmi dan di bawah pengawasan tenaga kefarmasian.

Warga menilai, lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang bagi praktik ilegal yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Kekhawatiran pun meningkat, terutama terkait potensi penyalahgunaan obat keras oleh remaja dan kelompok rentan lainnya.

“Dampaknya bisa sangat berbahaya kalau obat keras dijual bebas. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga keselamatan generasi muda,” ungkap warga lainnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak aparat penegak hukum, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait untuk segera melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Warga berharap tidak ada pembiaran yang dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap penegakan hukum.

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suminto, saat dikonfirmasi wartawan Mata Aktual News melalui pesan WhatsApp, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan di lapangan dan akan memberikan perkembangan selanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola toko terkait dugaan tersebut.

REPORTER : M. SOFYAN
EDITOR : Andra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampok Bersenpi Bobol Minimarket di Solear, Gasak Hampir Rp30 Juta Saat Karyawan Tak Berdaya
Polisi Gerebek Kontrakan Pelaku Curanmor di Teluknaga, Kunci T hingga Plat Nomor Disita
Curanmor Bersenpi Dibongkar! 4 Pelaku Diringkus, Dua Masih ABG
GPS Jadi Senjata, Maling Motor Tangcity Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus
Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik
98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama
Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban
Berita ini 613 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:27 WIB

Perampok Bersenpi Bobol Minimarket di Solear, Gasak Hampir Rp30 Juta Saat Karyawan Tak Berdaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:50 WIB

Polisi Gerebek Kontrakan Pelaku Curanmor di Teluknaga, Kunci T hingga Plat Nomor Disita

Selasa, 21 April 2026 - 11:24 WIB

Curanmor Bersenpi Dibongkar! 4 Pelaku Diringkus, Dua Masih ABG

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:53 WIB

GPS Jadi Senjata, Maling Motor Tangcity Tak Berkutik Dibekuk Polisi

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:53 WIB

Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights