Warga Cipinang Besar Utara Protes Proyek Turap Tanpa Amdal

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News – Warga RW 014 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, melayangkan protes keras terhadap proyek pembangunan turap di depan SMK Negeri 46 Jakarta. Proyek yang berjalan tanpa papan informasi dan diduga tanpa kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) itu dinilai merugikan warga karena menyebabkan genangan air hingga masuk ke rumah-rumah.

Nunes, warga setempat, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai proyek hanya mengejar target penyelesaian, tanpa memikirkan dampak langsung bagi masyarakat.

“Pengerjaan proyek turap ini tidak menganalisa dampak yang terjadi. Yang dikejar adalah penyelesaian, sementara warga jadi korban,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak buruk proyek ini turut dirasakan para pedagang. Seorang pedagang siomay menceritakan kerugiannya setiap kali hujan turun.

“Air masuk rumah, adonan siomay jadi bau dan tidak bisa dijual. Kulkas juga rusak, terpaksa beli baru. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab?” keluhnya.

Ketua RW 014, Rosid, menegaskan pihaknya sudah mengingatkan pelaksana agar material proyek tidak menghalangi jalur air. Namun peringatan itu tidak diindahkan.

“Kami sudah mengingatkan agar saluran air jangan tersumbat. Bahkan warga ikut membersihkan material batu yang menutup aliran. Akhirnya kekhawatiran kami terbukti, rumah warga terendam saat hujan,” tegasnya.

Hasil pantauan Mata Aktual News di lokasi mendapati ketiadaan papan proyek serta minimnya standar keamanan, padahal pembangunan dilakukan di lingkungan sekolah.

Tejo, pengawas proyek, mengakui pengerjaan sudah melewati masa kontrak sehingga papan proyek dicopot.

“Untuk Amdal, silakan tanyakan ke Dinas Sumber Daya Air,” ucapnya singkat.

Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan. Mereka menuntut agar proyek pembangunan turap dilakukan sesuai aturan, transparan, serta tidak menambah beban bagi masyarakat yang seharusnya dilindungi.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan Tritarasa Resmikan Kantor Baru, Perkuat Pendekatan Terpadu Penanganan Adiksi
Yayasan Tritarasa Peringati HUT ke-5 dengan Tasyakuran Bersama Anak Yatim
Once DPR RI: Jakarta Teladan Harmoni Budaya Nasional
FMPS Jilid III Demo KPK, Desak Usut Dugaan Mafia Tanah dan Aliran Dana ke Wali Kota Kendari
Peringati Hari Ibu, Rekan Indonesia Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia
Tawuran Kembali Pecah di Cipinang Pulomaja, Ketua RW 11 Tutup Akses Jalan Selama Libur Sekolah
Pasca Tawuran Remaja di Cipinang Besar Utara, Dewan Kota Jatinegara Tinjau Lokasi
Upah 2026 Dipersoalkan, Buruh Transjakarta Gelar Aksi ke Istana Negara
Berita ini 528 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:53 WIB

Yayasan Tritarasa Resmikan Kantor Baru, Perkuat Pendekatan Terpadu Penanganan Adiksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:39 WIB

Yayasan Tritarasa Peringati HUT ke-5 dengan Tasyakuran Bersama Anak Yatim

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:52 WIB

Once DPR RI: Jakarta Teladan Harmoni Budaya Nasional

Senin, 22 Desember 2025 - 17:15 WIB

FMPS Jilid III Demo KPK, Desak Usut Dugaan Mafia Tanah dan Aliran Dana ke Wali Kota Kendari

Senin, 22 Desember 2025 - 09:44 WIB

Peringati Hari Ibu, Rekan Indonesia Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights