WALHI Jabar Kutuk Aksi Pembungkaman Isu Lingkungan Hidup

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serukan Penegakan Hukum dan Keterbukaan Informasi Publik yang Konsisten

Bandung, Mata Aktual News — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat mengecam keras segala bentuk intimidasi, pembungkaman, maupun upaya pembunuhan karakter terhadap masyarakat, aktivis, dan insan pers yang konsisten mengungkap persoalan lingkungan hidup, kerusakan hutan, serta alih fungsi lahan di Jawa Barat.

Direktur Eksekutif WALHI Jabar, Wahyudin, menegaskan bahwa pembungkaman terhadap isu lingkungan merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan transparansi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam apabila ada oknum pejabat atau siapa pun yang melakukan pembunuhan karakter kepada masyarakat atau media massa yang berupaya mengungkap fakta kerusakan lingkungan,” tegas Wahyudin, Rabu (8/10/2025).

Ia menilai, praktik intimidasi terhadap warga atau jurnalis yang meliput persoalan lingkungan telah menciptakan ketakutan di masyarakat dan menghambat partisipasi publik. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab kerusakan hutan dan lingkungan masih terjadi secara masif.

Wahyudin mengingatkan pentingnya penerapan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) secara konsisten oleh seluruh lembaga pemerintah.

“Pejabat pelayan publik wajib memberikan informasi kepada masyarakat. Tidak boleh ada alasan rahasia untuk menutup informasi yang bersifat publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila permohonan informasi tidak direspons, masyarakat berhak menempuh jalur sengketa informasi publik sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Lebih jauh, Wahyudin menyoroti fenomena maraknya pembungkaman terhadap warga yang mencoba menyampaikan aspirasi terkait kerusakan lingkungan.

“Bukan rahasia umum lagi jika warga sering diintimidasi. Mereka takut bersuara, padahal menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional,” ujarnya.

Kondisi ini, kata dia, berdampak pada meningkatnya konflik sosial di masyarakat karena absennya ruang komunikasi dan informasi terbuka.

“Jika warga diam, bukan berarti mereka setuju. Bisa jadi mereka takut karena ada tekanan kuat dari oknum,” tambahnya.

Dukung Kebebasan Pers;

WALHI Jabar juga menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sebagai landasan penting bagi kebebasan pers dan hak publik atas informasi.

“Media massa dan insan pers memiliki peran strategis dalam memberikan layanan informasi yang jujur dan berimbang kepada masyarakat,” tegas Wahyudin.

Dalam pernyataannya, WALHI Jabar kembali menegaskan sikapnya menolak dan mendesak pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK). Menurut mereka, kebijakan tersebut tidak memberikan ruang perlindungan yang cukup bagi rakyat maupun lingkungan hidup.

“UU Cipta Kerja lebih banyak mengakomodasi kepentingan investasi daripada kelestarian lingkungan. Karena itu kami konsisten menuntut agar undang-undang ini dicabut,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NPCI Kota Bogor Koleksi 10 Medali di Hari Pertama Kejurda Jabar 2025
Ancaman Banjir Mengintai Bandung Selatan, WALHI Bongkar Dugaan Perusakan Kebun Teh Pangalengan
WALHI: Bencana di Sumatera hingga Jawa Barat Dipicu Kerusakan Lingkungan
Viral Dugaan Pungli Polisi ke Mahasiswi Bandung, Propam Bergerak Cepat Lakukan Pemeriksaan
POLSEK CILEUNYI TINDAK TEGAS PRAKTIK “MATA ELANG”, AMANKAN 9 ORANG DAN 7 UNIT MOTOR
Irjen Pol Rudi Setiawan Resmi Jabat Kapolda Jawa Barat, Karier Gemilang Sang Jenderal Reserse
Wallhike Outdoor, Brand Karya Anak Bandung Siap Tembus Pasar Dunia
Polda Jabar Petakan Pengibaran Bendera One Piece, Siap Tindak Jika Diperintahkan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:49 WIB

NPCI Kota Bogor Koleksi 10 Medali di Hari Pertama Kejurda Jabar 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:04 WIB

Ancaman Banjir Mengintai Bandung Selatan, WALHI Bongkar Dugaan Perusakan Kebun Teh Pangalengan

Senin, 1 Desember 2025 - 15:10 WIB

WALHI: Bencana di Sumatera hingga Jawa Barat Dipicu Kerusakan Lingkungan

Sabtu, 29 November 2025 - 07:30 WIB

Viral Dugaan Pungli Polisi ke Mahasiswi Bandung, Propam Bergerak Cepat Lakukan Pemeriksaan

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:06 WIB

WALHI Jabar Kutuk Aksi Pembungkaman Isu Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights