Jakarta, Mata Aktual News – Ratusan massa dari Serikat Tani Indramayu (STI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025). Aksi yang dipimpin Damuri dan Endrik Sunanta ini diikuti sekitar 500 orang peserta.
Dalam aksinya, para petani menuntut pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi petani kecil. Mereka juga menyoroti pentingnya keadilan dalam kebijakan pertanian nasional.

Beberapa poin utama yang disuarakan massa di antaranya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya petani kecil jangan dikucilkan.”
Mendesak pemerintah menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi No. 87/PUU-XI/2013.
Meminta evaluasi bahkan pencopotan Menteri Pertanian bila dinilai tidak adil dan bijaksana dalam membuat kebijakan.
Aksi unjuk rasa ini turut dilengkapi dengan mobil komando, sound system, spanduk, poster, kaos, dan bendera STI. Salah satu spanduk yang terbentang berbunyi: “Adil & Merata untuk Semua Kelembagaan Tani yang Dibentuk Petani.”
Massa yang datang menggunakan 24 bus ini menyampaikan aspirasi secara damai. Hingga siang hari, situasi di sekitar lokasi aksi dilaporkan tetap aman dan kondusif dengan pengamanan pihak kepolisian.

Pihak Kementerian Pertanian kemudian menerima perwakilan pendemo untuk berdialog. “Kami mendengar langsung aspirasi dari saudara-saudara petani dan siap menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Kesepakatan sudah dicapai bersama, dan beberapa permintaan akan diakomodasi,” ujar perwakilan Kementerian Pertanian dalam pernyataan resminya.
Setelah tercapai kesepahaman, massa STI akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Aksi berakhir tanpa insiden berarti, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta kondusif.







