Jakarta Barat – Mata Aktual News
Rekan Indonesia menggelar kampanye STOP TBC dengan TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh) dalam momentum Hari Bebas Kendara Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Puri, tepat di belakang Gedung Blok B Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (11/1/2026).

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 kader dan anggota Rekan Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap pencegahan dan penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC) yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat.
Dalam kampanye tersebut, Rekan Indonesia membagikan sebanyak 1.200 paket alat peraga kampanye Bebas TBC kepada warga yang beraktivitas di area CFD. Paket tersebut berisi kipas, stiker, flyer edukasi, serta masker yang dikemas dalam goodybag, sebagai media sosialisasi langsung kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua KPW Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan, yang akrab disapa Tian, menyampaikan bahwa ruang publik seperti CFD merupakan sarana strategis untuk menyampaikan pesan kesehatan secara masif dan langsung kepada masyarakat.
“TBC masih kerap diselimuti stigma, sehingga tidak sedikit warga yang enggan memeriksakan diri atau tidak menuntaskan pengobatan. Melalui kampanye STOP TBC dengan TOSS, kami ingin menegaskan bahwa TBC bisa dicegah dan disembuhkan dengan pemeriksaan dini serta kepatuhan menjalani pengobatan sampai tuntas,” ujar Tian di sela kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan kader dan relawan menjadi bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam memutus rantai penularan TBC. Edukasi secara langsung dinilai lebih efektif karena mudah dipahami dan diterima oleh warga.
Kampanye ini juga mendapat dukungan dari Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, yang turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Wali Kota bahkan ikut membagikan goodybag sambil memberikan edukasi singkat mengenai pencegahan TBC, seperti penerapan etika batuk, pentingnya ventilasi rumah yang baik, penggunaan masker, serta anjuran untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC.
“Pencegahan TBC tidak hanya bergantung pada pengobatan, tetapi juga perubahan perilaku. Edukasi langsung kepada warga seperti ini sangat penting agar masyarakat memahami langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun efektif,” kata Iin Mutmainah.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jakarta Barat terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi masyarakat dan relawan, guna mendukung program eliminasi TBC. Dukungan dan keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut.
Melalui kampanye STOP TBC dengan TOSS, Rekan Indonesia berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan penanganan TBC semakin meningkat, stigma terhadap penderita dapat ditekan, serta sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah semakin kuat demi mewujudkan Jakarta Barat yang lebih sehat dan bebas TBC.
Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Anandra






