Rekan Indonesia Gelar Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030, Wali Kota Jakarta Timur Turun Langsung

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News— Rekan Indonesia (Relawan Kesehatan Indonesia) DKI Jakarta bersama Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menggelar Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030 di kawasan Pintu Air Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Minggu (28/12/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Jakarta Timur.

Dalam kampanye tersebut, relawan bersama Wali Kota membagikan 300 sapu tangan penutup batuk bertuliskan “Stop TBC dengan TOSS” serta flyer edukasi kepada masyarakat. Selain itu, dilakukan orasi keliling, pemasangan spanduk dan poster edukatif, serta pembagian goody bag berisi materi kesehatan.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menegaskan pentingnya deteksi dini dan kewaspadaan masyarakat terhadap TBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita melakukan sosialisasi TBC bersama Relawan Kesehatan Indonesia. Saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa TBC adalah penyakit menular,” ujarnya.

Ia mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas apabila mengalami gejala TBC.

“Jika batuk lebih dari dua minggu, batuk berdahak, atau disertai darah, segera periksa ke puskesmas agar bisa ditangani dan disembuhkan. Saya juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk ikut membantu menyosialisasikan pencegahan TBC,” kata Munjirin.

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan (Tian), menyampaikan bahwa kampanye ini dirancang untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Banyak yang bertanya dan berbagi pengalaman. Ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan masih sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Menurut Tian, kegiatan promotif tersebut mendukung program nasional TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) menuju eliminasi TBC 2030.

“Melalui edukasi, orasi keliling, serta visualisasi spanduk dan poster, kami berharap kesadaran publik meningkat dan semakin banyak pihak terlibat dalam penanganan TBC,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci keberhasilan program.

“Pencegahan dimulai dari kebiasaan sederhana. Tanpa keterlibatan warga, target bebas TBC 2030 hanya akan menjadi angka di atas kertas,” tegas Tian.

Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030 rencananya akan kembali digelar di sejumlah titik lain di Jakarta Timur sebagai bagian dari rangkaian menuju target nasional Indonesia Bebas TBC 2030.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim
BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!
Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini
Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan
PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights