BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — BPJS Kesehatan menegaskan informasi mengenai penggantian program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh klinik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak benar. Menyikapi isu tersebut, Ketua Bidang Media dan Informasi Rekan Indonesia, Syahrudin Akbar, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

“Informasi bahwa BPJS Kesehatan akan digantikan oleh klinik Kopdes tidak boleh langsung dianggap benar. Harus ada konfirmasi resmi dan penjelasan yang utuh dari pihak berwenang agar masyarakat tidak salah memahami arah kebijakan pelayanan kesehatan,” ujar Syahrudin.

Menurutnya, BPJS Kesehatan dan klinik Kopdes memiliki fungsi berbeda. BPJS Kesehatan menyelenggarakan program JKN, sedangkan klinik merupakan fasilitas pelayanan medis. Karena itu, keberadaan klinik baru tidak serta-merta berarti menggantikan sistem jaminan kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syahrudin menilai, apabila klinik KDMP dikembangkan untuk memperluas akses kesehatan, pemerintah perlu menjelaskan kedudukannya dalam sistem JKN, termasuk kemungkinan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, mekanisme pembiayaan, akses peserta, serta sistem rujukan pasien.

“Pertanyaan mendasarnya adalah bagaimana fasilitas tersebut akan beroperasi, siapa yang menanggung biaya pelayanan, apakah peserta JKN dapat mengaksesnya, dan bagaimana kesinambungan pengobatan pasien dijamin,” katanya.

Ia mengingatkan, ketidakjelasan informasi dapat memicu keresahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pasien penyakit kronis yang bergantung pada pelayanan kesehatan berkelanjutan. Penambahan fasilitas, menurutnya, harus disertai ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, peralatan, serta kepastian pembiayaan.

“Jangan sampai masyarakat dibuat khawatir oleh informasi yang belum terverifikasi. Jika memang ada kebijakan baru, pemerintah harus menjelaskannya secara terbuka. Jika tidak ada kebijakan untuk menggantikan BPJS Kesehatan, hal itu juga perlu ditegaskan agar tidak berkembang menjadi kabar yang menyesatkan,” tegas Syahrudin.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, turut membantah kabar mengenai penggantian BPJS Kesehatan oleh klinik kesehatan KDMP.

“Menanggapi hal tersebut, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Rizzky.

Ia mengimbau masyarakat mengakses informasi mengenai BPJS Kesehatan dan Program JKN melalui saluran resmi, yakni WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, Care Center 165, atau aplikasi Mobile JKN.

Rekan Indonesia menegaskan bahwa setiap inovasi pelayanan kesehatan seharusnya memperkuat akses masyarakat terhadap pengobatan yang bermutu, terjangkau, dan berkelanjutan. Kepastian informasi menjadi penting agar hak peserta JKN tidak dibayangi kabar yang belum terbukti kebenarannya.

Reporter: Sandi Yudha
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini
Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan
PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak
Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:36 WIB

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights