Rekan Indonesia Gelar Kampanye Bebas TB di Ruang Publik Jakarta

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Organisasi masyarakat Rekan Indonesia DKI Jakarta menggelar kampanye kesehatan publik bertajuk “Indonesia Bebas TB 2030” di sejumlah ruang publik Jakarta sepanjang Desember 2025. Kampanye ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi pencegahan dan percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di wilayah Ibu Kota.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 7, 14, 21, dan 28 Desember 2025 ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sasaran utama kampanye mencakup kawasan Car Free Day, pusat keramaian, serta permukiman padat penduduk.

Ketua Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan atau Tian, menyampaikan bahwa kampanye difokuskan pada deteksi dini TB, kepatuhan pengobatan sampai tuntas melalui program TOSS TB, serta edukasi perilaku pencegahan di tingkat masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin warga mendapatkan informasi yang benar, tidak takut untuk memeriksakan diri, dan yang terpenting menjalani pengobatan sampai sembuh. Ini adalah kontribusi nyata kami dalam mendukung target Indonesia Bebas TB 2030,” ujar Tian kepada Mata Aktual News, Jumat (29/11/2025).

Menurut Tian, kegiatan perdana akan dibuka pada Minggu, 29 November 2025, di kawasan Car Free Day Thamrin sebagai awal rangkaian kampanye sebelum berlanjut selama Desember.

Dinas Kesehatan dan Pemprov DKI Jakarta menilai keterlibatan komunitas seperti Rekan Indonesia sangat penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum tersentuh layanan kesehatan secara optimal. Kampanye ini dinilai sejalan dengan agenda Jakarta Sehat 2030 dan strategi nasional percepatan eliminasi TB.

TB hingga kini masih menjadi salah satu penyakit menular dengan jumlah kasus yang cukup tinggi di Jakarta. Kepadatan penduduk, mobilitas warga yang tinggi, serta keterlambatan deteksi dini menjadi faktor yang memengaruhi rantai penularan.

Tian menegaskan bahwa kampanye ini tidak bersifat seremonial, melainkan akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan relawan, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

“TB bukan penyakit kutukan dan bisa disembuhkan. Yang penting adalah disiplin berobat sampai tuntas dan tidak menutup diri dari pemeriksaan,” tegasnya.

Melalui kampanye di ruang publik ini, diharapkan kesadaran masyarakat Jakarta terhadap pentingnya pencegahan, pemeriksaan dini, serta pengobatan TB semakin meningkat guna mendukung terwujudnya Indonesia Bebas TB pada 2030.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Akmal Aoulia

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim
BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!
Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini
Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan
PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights