Bekasi, Mata Aktual News— Perguruan Pencak Silat (PPS) Macan Beksi kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang WCO Warrior Championship 2025 yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025). Perguruan ini berhasil meraih Juara Umum 1, serta Juara Umum 2 untuk kategori peserta terbanyak.
Menurut Guru Nazar Arfan, Pimpinan PPS. Macan Beksi, kejuaraan tersebut diikuti oleh sekitar 200 perguruan silat dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menyebut ajang ini menjadi wadah penting bagi para pesilat untuk mengasah kemampuan, mempererat tali silaturahmi, serta berkompetisi secara sportif demi mengharumkan nama perguruan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pelatih dan pesilat yang telah berlatih dengan penuh dedikasi. Kami bangga bisa membawa nama PPS. Macan Beksi menjadi juara umum,” ujar Guru Nazar Arfan kepada wartawan, Sabtu (4/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain keberhasilan dalam kompetisi, momen berharga juga terjadi saat penyerahan tiket beasiswa kuliah dari Kampus Empu Tantular kepada pesilat berprestasi. Dua anggota PPS. Macan Beksi, Muhalipa dan Sharon Angeli Valenshahrily, menjadi penerima beasiswa tersebut sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka.
Penyerahan beasiswa dilakukan langsung oleh Ibu Eka dan Ibu Novrianti, yang mewakili pihak kampus. Dukungan dari lembaga pendidikan ini dinilai sangat penting dalam mendorong perkembangan generasi muda di dunia pencak silat, tidak hanya dari sisi olahraga tetapi juga pendidikan.
Guru Nazar Arfan menambahkan, capaian ini bukan hanya kebanggaan bagi perguruan, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan seni bela diri warisan bangsa.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda agar terus mencintai dan mengembangkan seni bela diri pencak silat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.
Dengan torehan prestasi tersebut, PPS. Macan Beksi kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan silat terkemuka yang konsisten berkontribusi dalam pembinaan atlet dan pelestarian budaya bangsa.







