Peringati Hari Ibu, Rekan Indonesia Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News — Momentum peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember kembali menjadi pengingat serius terhadap masih lemahnya perlindungan negara atas kesehatan dan kesejahteraan ibu di Indonesia. Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, menilai persoalan Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tertangani secara optimal.

Agung menegaskan, peringatan Hari Ibu seharusnya tidak berhenti pada seremoni dan simbol penghormatan semata, melainkan menjadi refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan publik, khususnya di sektor kesehatan maternal.

“Ibu bukan sekadar simbol pengorbanan, tetapi fondasi utama bagi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial bangsa,” ujar Agung dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, AKI di Indonesia masih berada di kisaran 189 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target nasional maupun komitmen global dalam menekan kematian maternal.

Menurutnya, tingginya angka tersebut tidak bisa dipandang semata sebagai persoalan medis, melainkan cerminan persoalan sistemik yang meliputi ketimpangan akses layanan kesehatan, keterbatasan fasilitas persalinan, hingga lemahnya sistem rujukan dan jaminan kesehatan.

“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi gambaran nyata tentang belum meratanya akses layanan kesehatan yang aman dan berkualitas bagi ibu,” tegasnya.

Agung juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana banyak ibu menghadapi hambatan serius saat mengakses layanan kesehatan, mulai dari antrean panjang, keterbatasan tenaga dan fasilitas medis, hingga keterlambatan penanganan akibat prosedur administratif yang berbelit. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko keselamatan ibu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan.

Selain aspek kesehatan, Rekan Indonesia turut menyoroti beban ganda yang kerap ditanggung ibu dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Banyak ibu bekerja di sektor informal tanpa perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang memadai, namun tetap memikul tanggung jawab utama dalam pengasuhan dan perawatan keluarga.

“Negara kerap berbicara soal bonus demografi dan pembangunan sumber daya manusia unggul. Namun hal itu sulit terwujud jika keselamatan dan kesehatan ibu belum menjadi prioritas kebijakan,” katanya.

Rekan Indonesia mendorong pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan maternal secara menyeluruh, mempercepat dan menyederhanakan sistem rujukan, serta memastikan jaminan kesehatan benar-benar melindungi ibu sejak masa kehamilan hingga pasca persalinan.

“Melindungi ibu bukan hanya kewajiban moral, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” pungkas Agung.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri
DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift
Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan
Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030
Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi
RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas
BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal, JATA Dorong Antisipasi Ketersediaan Air Bersih
Pria Misterius Tewas Terserempet Kereta di Kayu Manis Jatinegara, Warga Geger
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri

Selasa, 7 April 2026 - 14:49 WIB

Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan

Selasa, 7 April 2026 - 13:20 WIB

Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WIB

Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi

Senin, 30 Maret 2026 - 18:56 WIB

RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights