Pasien Komorbid di RSUD Tebet Sempat Ditriase Hijau, Keluarga Keluhkan Rumitnya Layanan BPJS di IGD

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mata Aktual News — Seorang pasien dengan kondisi komorbid sempat dikategorikan sebagai pasien triase hijau saat pertama kali masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Padahal, pasien tersebut mengeluhkan batuk, sesak napas, dan demam selama empat hari serta memiliki riwayat penyakit jantung dan kista.

Menurut keterangan keluarga, seluruh keluhan medis dan riwayat penyakit pasien telah disampaikan secara rinci sejak proses pendaftaran di loket IGD. Namun, keluarga mengaku diminta mengurus administrasi BPJS Kesehatan terlebih dahulu sebelum pasien mendapatkan penanganan lanjutan.

Klasifikasi triase pasien baru diubah menjadi kuning setelah keluarga menyampaikan keberatan kepada petugas IGD. Hal ini memicu kekecewaan pihak keluarga, yang menilai asesmen awal tidak mencerminkan kondisi medis pasien secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merry, anak pasien, mengungkapkan rasa kesal dan kecewanya terhadap pelayanan yang diterima. Ia menilai bahwa dalam kondisi kegawatdaruratan, aspek medis seharusnya menjadi prioritas utama, bukan persoalan administratif.

“Kami sudah menjelaskan kondisi ibu secara detail sejak awal, termasuk riwayat penyakitnya. Tapi yang justru dipersoalkan lebih dulu adalah administrasi BPJS. Sebagai anak pasien, saya sangat kecewa karena kondisi ibu jelas membutuhkan penanganan cepat,” ujar Merry kepada wartawan.

Ia juga menyoroti peran tenaga medis IGD yang dinilai perlu lebih cermat dalam menetapkan kategori triase, khususnya terhadap pasien dengan penyakit penyerta atau komorbid yang berisiko tinggi.

“Dokter dan petugas IGD seharusnya bisa mempertimbangkan riwayat penyakit pasien sebelum menetapkan triase. Pasien komorbid tidak bisa disamakan dengan pasien keluhan ringan,” tambahnya.

Perubahan status triase yang terjadi setelah adanya komplain keluarga menimbulkan pertanyaan publik terkait akurasi asesmen awal serta penerapan standar pelayanan IGD, terutama bagi pasien peserta BPJS Kesehatan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Tebet belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan triase maupun mekanisme pelayanan BPJS di IGD. Mata Aktual News masih berupaya meminta klarifikasi dari manajemen rumah sakit guna menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, dan transparansi informasi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut hak pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan manusiawi, sebagaimana diatur dalam regulasi pelayanan kesehatan nasional.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaktur Pelaksana

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim
BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!
Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini
Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan
PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Berita ini 703 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights