Jakarta, MataAktualNews – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kemaslahatan nyata bagi umat melalui penguatan sektor ekonomi kerakyatan. Hal tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM Berdaya yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Program ini merupakan hasil sinergi BPKH bersama Rumah Zakat dan Yayasan Insan Setiabudi Jakarta, yang pendanaannya bersumber dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) yang dikelola BPKH pada bidang kemaslahatan. Kegiatan diawali dengan seremoni serah terima program yang berlangsung di Hotel Gren Alia, Jakarta.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Kemaslahatan, SDM, Pengadaan dan Umum, Sulistyowati, menyampaikan bahwa program tersebut dirancang untuk memastikan dana umat dikelola secara bertanggung jawab dan tepat sasaran, serta memberikan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui pendampingan UMKM ini, BPKH berupaya mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, profesional, dan berdaya saing. Ini merupakan bagian dari pertanggungjawaban kami dalam mengelola dana umat agar memberikan kemaslahatan yang lebih luas,” ujar Sulistyowati.
Apresiasi terhadap langkah BPKH juga disampaikan Wakil Ketua MPR RI M. Hidayat Nur Wahid yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi BPKH dengan mitra kemaslahatan seperti Rumah Zakat merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi umat dan mempercepat pengembangan UMKM berbasis syariah.
Program UMKM Berdaya ini menyasar 21 pelaku UMKM terpilih yang telah melalui proses kurasi. Pelaksanaan diawali dengan pelatihan intensif selama tiga hari, pada 9–11 Januari 2026, yang dilanjutkan dengan pendampingan usaha secara berkelanjutan selama empat bulan.
Pendampingan difokuskan pada peningkatan kapasitas manajerial, standarisasi produk, serta perluasan akses pasar agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing dan “naik kelas”, khususnya di tengah tantangan pasar dan ekonomi digital.
Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Didi Sabir menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberikan pembekalan pengetahuan, tetapi juga pengawalan usaha secara intensif agar UMKM binaan mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.
Melalui program ini, BPKH berharap dapat mencetak model UMKM berbasis komunitas yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Anandra






