BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal, JATA Dorong Antisipasi Ketersediaan Air Bersih

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal mulai April, dengan durasi lebih panjang serta kondisi yang cenderung lebih kering.

BMKG menyebutkan puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga September, dengan sekitar 61,4 persen wilayah mengalami puncak pada Agustus. Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai potensi kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan seiring peralihan menuju fase netral hingga indikasi El Niño.

Menanggapi prakiraan tersebut, Koalisi Jaga Air Tanah Jakarta (JATA) mendorong langkah antisipatif guna menjaga ketersediaan air bersih di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Presidium JATA, Ervan Purwanto, mengatakan PAM Jaya perlu meningkatkan kesiapan, terutama dalam mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan air selama musim kemarau.

“Perlu dilakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan, penguatan suplai, serta penyediaan solusi bagi masyarakat yang masih bergantung pada sumber air alternatif,” kata Ervan di Jakarta, Senin. (30/3/2026)

Ia menambahkan, upaya mitigasi juga dapat dilakukan melalui pencarian sumber air baku baru serta penyediaan sarana pendukung seperti tandon dan distribusi air bersih melalui mobil tangki di wilayah terdampak.

Selain itu, Ervan menilai pengawasan penggunaan air tanah oleh sektor komersial dan gedung bertingkat perlu diperketat.

Menurut dia, pemanfaatan air tanah yang tidak terkendali berpotensi memperparah krisis air saat kemarau dan mempercepat penurunan muka tanah di Jakarta.

“Pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar penggunaan air tanah tetap terkendali dan tidak berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, prakiraan kemarau ini menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan langkah mitigasi sejak dini.

Dengan langkah tersebut, diharapkan distribusi air bersih tetap terjaga serta mampu mendukung target peningkatan layanan perpipaan di Jakarta.

Reporter: Syahrudin

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUI dan BRIN Satukan Ormas Islam, Bahas Strategi Cegah Konflik hingga Perkuat Ketahanan Pangan
Milad ke-6 MT Al Afif DMI Kecamatan Jatinegara Berbagi Manfaat dan Beri Apresiasi Sosial
Pimred Mata Aktual News Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Layanan Kesehatan Masyarakat
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Bang Azran Gelar Pangan Murah di GOR Kalisari, Warga Bisa Belanja Sembako Lebih Hemat
Garda Prabowo Mengapresiasi Langkah Tegas Pemerintah dan Kejagung Bongkar Dugaan Pelanggaran di BGN
Pimred Mata Aktual News Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila.
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 17:11 WIB

MUI dan BRIN Satukan Ormas Islam, Bahas Strategi Cegah Konflik hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:52 WIB

Milad ke-6 MT Al Afif DMI Kecamatan Jatinegara Berbagi Manfaat dan Beri Apresiasi Sosial

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:10 WIB

Pimred Mata Aktual News Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:49 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Layanan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:57 WIB

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights