Aksi Panas di Polda! Warga Kebon Sayur Desak Bebaskan Juned

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mata Aktual News – Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur (PWKS) bersama sejumlah organisasi rakyat menggelar aksi damai di depan Polda Metro Jaya, Jumat (15/8/2025). Mereka menuntut pembebasan Wardai alias Juned, warga Kebon Sayur yang ditangkap polisi atas tuduhan perusakan aset bangunan di kawasan Jl. Peternakan II, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

Penangkapan Juned dilakukan Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 12.00 WIB di tempat kerjanya, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK-1), oleh sepuluh anggota Polda Metro Jaya. Keluarga menyebut surat perintah penangkapan hanya diperlihatkan sekilas dan tidak diizinkan dibawa atau didokumentasikan.

Koordinator Lapangan PWKS, Dedatus Sunda Se, menyatakan Juned merupakan sosok yang aktif menolak rencana penggusuran lahan seluas 21,5 hektare yang diklaim pihak tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beliau adalah tulang punggung keluarga dengan enam anak, bekerja sebagai kuli bangunan, dan tinggal di rumah kontrakan. Penangkapan ini adalah bentuk kriminalisasi terhadap warga yang mempertahankan tanahnya dari mafia tanah,” ujarnya.

Juru bicara aliansi, Saiful Watoni, menilai penangkapan tersebut tidak terlepas dari konflik agraria berkepanjangan di Kebon Sayur.

“Kami melihat ini sebagai upaya sistematis untuk melemahkan perlawanan warga. Penangkapan paksa, pengerahan alat berat malam hari, aksi premanisme, hingga penggerebekan oleh 500 personel Brimob dan Jatanras pada 27 Mei 2025 terjadi tanpa putusan pengadilan. Ini jelas melanggar hukum,” tegasnya.

Upaya pendampingan hukum oleh tim Serikat Pengacara Hukum Progresif (SPHP) terhadap Juned juga mengalami hambatan. Anggota SPHP, Pius Situmorang, SH, mengungkapkan pihaknya dihadang ketika hendak memberikan bantuan hukum di Polda Metro Jaya.

“Ketika kami tiba, sudah ada pengacara yang ditunjuk pihak kepolisian tanpa pemberitahuan. Saat kami mencoba masuk, lima anggota polisi menghadang dengan alasan perintah pimpinan. Sikap itu intimidatif,” ungkapnya.

Dalam aksi di depan Polda Metro Jaya, aliansi yang terdiri dari PWKS, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Front Mahasiswa Nasional (FMN), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Pemuda Baru Indonesia (PEMBARU), dan SPHP menyampaikan tiga tuntutan:

  1. Membebaskan Juned tanpa syarat.
  2. Menghentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap warga Kebon Sayur.
  3. Meminta Polda Metro Jaya berpihak kepada rakyat.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO Gelar Peringatan Hari Pers Sedunia 2026
Alwiyah Ahmad: Jangan Sekadar Seremoni, Semangat Kartini Harus Jadi Aksi Nyata!
“Halal Bihalal RW 007 Cipinang Besar Selatan: Warga Kompak, Lurah Angkat Bicara Soal Sinergi Nyata!”
Camat Tambora Blusukan di Krendang, Kolaborasi Wartawan Tebar Jumat Berkah
Pengerusakan Pos Keamanan di Rawabunga, Polisi Selidiki Pelaku
Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri
DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift
Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 00:37 WIB

Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO Gelar Peringatan Hari Pers Sedunia 2026

Selasa, 21 April 2026 - 11:54 WIB

Alwiyah Ahmad: Jangan Sekadar Seremoni, Semangat Kartini Harus Jadi Aksi Nyata!

Minggu, 19 April 2026 - 14:25 WIB

“Halal Bihalal RW 007 Cipinang Besar Selatan: Warga Kompak, Lurah Angkat Bicara Soal Sinergi Nyata!”

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13 WIB

Camat Tambora Blusukan di Krendang, Kolaborasi Wartawan Tebar Jumat Berkah

Kamis, 16 April 2026 - 01:08 WIB

Pengerusakan Pos Keamanan di Rawabunga, Polisi Selidiki Pelaku

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights