Akhir Tahun 2025, BNN Kota Bitung Perkuat Strategi P4GN Hadapi Ancaman Narkotika

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BITUNG, Mata Aktual News — Dinamika ancaman narkotika di Indonesia, termasuk di Kota Bitung, kian menunjukkan kompleksitas yang mengkhawatirkan. Perkembangan modus operandi peredaran gelap, kemunculan narkotika jenis baru New Psychoactive Substances (NPS), serta jaringan kejahatan yang semakin terorganisir menjadi tantangan serius bagi negara.

Kondisi tersebut menuntut Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading institution dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk terus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Kepala BNN Kota Bitung, Kompol Widarsono, S.H., M.H., dalam keterangan pers di Kantor BNN Kota Bitung, Senin (22/12/2025), menegaskan bahwa penguatan strategi P4GN di daerah dilaksanakan sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya butir ketujuh Asta Cita yang menempatkan pemberantasan narkoba sebagai prioritas nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Upaya ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Utara dalam pemberantasan korupsi, kolusi, nepotisme, dan narkoba,” ujar Widarsono.

Menurutnya, BNN Kota Bitung mengimplementasikan kebijakan Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto melalui lima strategi utama, yakni pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, sinergi nasional dan internasional, serta penguatan riset dan teknologi.

Ia mengungkapkan, berdasarkan survei BNN RI, prevalensi penyalahgunaan narkotika secara nasional meningkat signifikan dari 1,73 persen pada 2023 menjadi 2,11 persen pada 2025. Data ini menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah preventif dan penanganan terpadu hingga ke tingkat paling bawah.

Pada bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNN Kota Bitung telah membentuk 10 Kelurahan Desa Bersinar, salah satunya Kelurahan Pakadoodan yang ditetapkan sebagai Desa Bersinar Tahun 2025.

Program ini mengintegrasikan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas dengan melibatkan pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

Di sektor pendidikan, BNN Kota Bitung menghadirkan inovasi Program SiNabung (Si Biru Menabung) yang berfokus pada penguatan karakter siswa sejak dini. Selain itu, program CafE-Ling Bersinar rutin digelar di ruang publik seperti Car Free Day, dengan memadukan edukasi bahaya narkoba, pemeriksaan kesehatan, dan layanan konsultasi rehabilitasi.

“Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 4.220 warga Kota Bitung,” jelas Widarsono.
Program Pendidik Sebaya Anti Narkotika juga menunjukkan hasil positif.

Sebanyak 10 siswa dari lima SMP di Kelurahan Bersinar dilatih sebagai tutor sebaya dan telah menjangkau 674 pelajar. Sementara kegiatan sosialisasi P4GN sepanjang 2025 menyentuh 4.977 orang, dan diseminasi media luar ruang menjangkau lebih dari 31.120 warga.

Di bidang pemberantasan, sepanjang 2025 BNN Kota Bitung telah melaksanakan asesmen terpadu terhadap enam tersangka penyalahguna sabu. Penanganan dilakukan melalui rehabilitasi rawat inap, rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan, hingga proses hukum lanjutan. Patroli terpadu bersama instansi terkait juga terus digencarkan untuk menekan peredaran gelap narkotika.

Sementara pada bidang rehabilitasi, BNN Kota Bitung melalui Klinik Pratama telah merehabilitasi 20 klien, menerbitkan 103 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN), serta meraih akreditasi Paripurna. Klinik tersebut mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 3,61 (sangat baik) dan Indeks Kapabilitas Rehabilitasi 3,53 (terkelola).

Dari sisi tata kelola organisasi dan keuangan, capaian BNN Kota Bitung juga menunjukkan hasil optimal dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 100 persen, prediksi serapan anggaran 99,75 persen, serta Nilai Kinerja Anggaran 98,68 persen. Upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) terus diperkuat sebagai komitmen pelayanan publik yang bersih dan profesional.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan soliditas, integritas, dan sinergitas seluruh elemen masyarakat. Semangat War on Drugs for Humanity menjadi landasan kami dalam melindungi masa depan generasi bangsa,” tutup Kompol Widarsono.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan
Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM
Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka
Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan
FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 19:46 WIB

Karyawan Disingkirkan Sepihak? HC Billiard Sepatan Disomasi, Hak Pekerja Dipertanyakan

Minggu, 5 April 2026 - 15:09 WIB

Bupati Agam Sidak Damkar, Evaluasi Total Usai Insiden Kehabisan BBM

Jumat, 3 April 2026 - 09:38 WIB

Kebakaran Hebat di Koto Gadang Agam, Rumah dan Kendaraan Hangus, Satu Warga Terluka

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:16 WIB

Warga Portal Akses ke Pabrik BSS, Tuntut Kejelasan Status Lahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

Verified by MonsterInsights