Rekan Indonesia Desak PMI DKI Segera Benahi Manajemen, Kritik Plt Ketua Berkepanjangan

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Rekan Indonesia mendesak Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta segera melakukan pembenahan manajemen organisasi. Desakan ini muncul setelah terungkap sejumlah PMI Kota masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua lebih dari enam bulan tanpa kepastian Musyawarah Kota (Muskot).

Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya tata kelola organisasi di tubuh PMI DKI. Padahal, menurut aturan organisasi, jabatan Plt seharusnya hanya berlangsung maksimal tiga bulan sebagai solusi darurat.

“Plt itu sifatnya darurat, bukan permanen. Kalau sampai berbulan-bulan, apalagi lebih dari setengah tahun, ini mencerminkan ketidakseriusan dalam menegakkan aturan organisasi. Yang dirugikan bukan hanya pengurus, tapi juga masyarakat yang bergantung pada layanan PMI,” kata Agung Nugroho dalam keterangan pers, Kamis (04/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekan Indonesia mencatat, sedikitnya ada tiga PMI Kota di DKI Jakarta—Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat—yang masih dipimpin Plt Ketua. Bahkan, ada Plt yang sudah menjabat lebih dari delapan bulan tanpa kejelasan kepengurusan definitif.

Menurut Agung, kondisi ini berdampak pada terhambatnya program vital PMI. Ia menyebut, koordinasi donor darah dan program pelayanan sosial di beberapa wilayah menjadi tidak optimal akibat lemahnya kepemimpinan.

Untuk itu, Rekan Indonesia mendorong tiga langkah perbaikan segera dilakukan PMI DKI:

  1. Mempercepat Musyawarah Kota (Muskot) di seluruh wilayah yang masih dipimpin Plt.
  2. Membatasi masa jabatan Plt maksimal tiga bulan sesuai prinsip tata kelola organisasi yang sehat.
  3. Membentuk tim independen untuk mengawasi transisi kepemimpinan agar berjalan transparan dan akuntabel.

“PMI adalah organisasi kemanusiaan yang dituntut sigap membantu masyarakat. Tapi bagaimana publik bisa percaya kalau rumahnya sendiri rapuh akibat kepemimpinan setengah hati? Pembenahan manajemen internal adalah harga mati bagi PMI DKI,” ujar Agung.

Jurnalis : Syahrudin Akbar

Editor : Merry WM.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyadapan Prabowo Bikin Geger! Jakarta Institute: Bongkar Otak di Balik Operasi, Jangan Tebang Pilih!
Gus Syaifuddin Ajak Santri Adaptif, Kreatif, dan Produktif Menyongsong Indonesia Emas
Dana Operasional Terkendala, MBG Karangmulya 02 Garut Setop Distribusi
DPR Ketuk Palu UU Ketenagakerjaan Disahkan, Pengusaha Jangan Main-main
Menteri Kanan Kamboja Buka Konferensi “Ummah Terbaik” ASEAN ke-4
Jaga Keselamatan Bersama, Hasbiallah Ilyas Ajak Warga Tetap Tenang dan Waspada
KPK Didesak Jangan Main Rem! PMBB: Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Bogor, Warga Ancam Mogok Bayar Pajak
Siswi MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah Disambut Hangat Usai Ikuti Jambore Nasional XII 2026
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:53 WIB

Penyadapan Prabowo Bikin Geger! Jakarta Institute: Bongkar Otak di Balik Operasi, Jangan Tebang Pilih!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Gus Syaifuddin Ajak Santri Adaptif, Kreatif, dan Produktif Menyongsong Indonesia Emas

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Dana Operasional Terkendala, MBG Karangmulya 02 Garut Setop Distribusi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:00 WIB

DPR Ketuk Palu UU Ketenagakerjaan Disahkan, Pengusaha Jangan Main-main

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Menteri Kanan Kamboja Buka Konferensi “Ummah Terbaik” ASEAN ke-4

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights