Kopaska TNI AL, Pasukan Elit Laut Berkode “Tengkorak”

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memiliki satuan elit yang memiliki reputasi tinggi dalam operasi khusus di wilayah perairan, yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska). Salah satu ciri khas mereka yang mencolok di lapangan adalah penggunaan topeng bergambar tengkorak, sehingga publik kerap menjuluki mereka sebagai Pasukan Tengkorak.

Keberadaan simbol tengkorak pada perlengkapan tempur mereka bukan tanpa makna. Selain berfungsi sebagai penyamaran, simbol tersebut merepresentasikan keberanian, keteguhan, dan kesiapan mental menghadapi risiko paling ekstrem dalam tugas-tugas rahasia maupun operasi strategis bawah laut.

Kopaska dikenal memiliki kompetensi tinggi dalam operasi sabotase bawah air, infiltrasi pantai, hingga misi penyelamatan sandera di perairan. Dibentuk sejak 1962 atas perintah Presiden Soekarno, satuan ini telah teruji dalam berbagai operasi militer, baik di dalam maupun luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keahlian para personel Kopaska tidak hanya mencakup kemampuan selam dan tempur bawah laut, tetapi juga mencakup navigasi laut, demolisi, hingga keahlian tempur jarak dekat. Latihan keras yang mereka jalani membuat pasukan ini menjadi salah satu yang paling disegani, tidak hanya di dalam negeri namun juga di kalangan militer dunia.

Hingga kini, Kopaska tetap menjadi garda terdepan TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Reporter: Amor
Editor: Redpel
Sumber: Dunia Militer

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026
Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras
KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka
Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin: Indonesia Harus Siap Mundur dari BOP Jika Prinsip Perdamaian Dilanggar
PENGUMUMAN STOP PERS
Keluarga Besar Mata Aktual News Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Try Sutrisno
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 02:28 WIB

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:09 WIB

Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 02:39 WIB

KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:57 WIB

Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:25 WIB

VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights