Polsek Pinang Bekuk Dua Spesialis Curanmor Asal Rumpin, Beraksi di Jogging Track Alam Sutera

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Mata Aktual News |
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di kawasan Jogging Track Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dua orang tersangka asal Rumpin, Kabupaten Bogor, berhasil diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (16/7/2025) sore. Sementara satu orang penadah berinisial J masih dalam pengejaran.

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko dalam konferensi pers pada Kamis (17/7/2025) mengungkapkan, keberhasilan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait kehilangan sepeda motor saat ditinggal berolahraga. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Tutuk Saiful Akbar segera melakukan patroli dan pemetaan wilayah rawan.

“Kami berhasil mengamankan dua tersangka saat sedang beraksi. Dari tangan mereka, ditemukan dua kunci leter T serta dua unit sepeda motor yang diduga hasil curian,” ujar Adityo dalam keterangannya kepada awak media, didampingi Wakasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Antonius dan Kasi Humas AKP Prapto Lasono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua pelaku yang diamankan berinisial CB (25) dan RP (26). Dari hasil interogasi, diketahui bahwa keduanya telah melakukan pencurian sejak Maret hingga Juli 2025. Aksi pencurian dilakukan secara berulang di lokasi yang sama, dengan memanfaatkan waktu saat pemilik kendaraan sedang berolahraga sore hari.

“Keduanya mengakui telah melakukan aksi curanmor hingga 30 kali di lokasi Jogging Track Alam Sutera,” ungkap Adityo.

Polisi juga berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor dari pengembangan kasus tersebut. CB diketahui merupakan residivis yang baru saja bebas dari Lapas pada Desember 2024.

“Setiap kali berhasil mencuri, mereka membawa kendaraan ke Rumpin untuk dijual kepada seorang penadah berinisial J. Motor-motor curian itu dijual dengan harga antara Rp2,5 juta hingga Rp3 juta,” tambahnya.

Dari 10 unit motor yang diamankan, dua unit di antaranya telah dikembalikan kepada pemiliknya, yakni Andrean dan Haryono, warga Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, setelah dilakukan verifikasi kepemilikan.

Kapolsek Pinang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat memarkir kendaraan, khususnya di area publik seperti taman dan jogging track.

“Kami sarankan masyarakat untuk menggunakan kunci ganda atau GPS tracker guna mencegah tindak pidana serupa. Laporkan segera ke pihak kepolisian apabila terjadi kehilangan atau mencurigai adanya aksi kejahatan,” tegasnya.

Kedua pelaku kini dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP jo Pasal 54 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun.

Polsek Pinang membuka layanan pengaduan bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan, dengan membawa bukti kepemilikan sah ke Mapolsek Pinang, Polres Metro Tangerang Kota.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Merry WM
Sumber: Humas Polresta Metro Tangerang Kota

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GPS Jadi Senjata, Maling Motor Tangcity Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus
Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik
98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama
Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban
Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR
Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga
Anak Perempuan 15 Tahun Diduga Dibawa Kabur, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:53 WIB

GPS Jadi Senjata, Maling Motor Tangcity Tak Berkutik Dibekuk Polisi

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:53 WIB

Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:30 WIB

Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:40 WIB

98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:53 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights