Polda Jabar Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi Internasional, Enam Balita Diselamatkan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Mata Aktual News — Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil mengungkap sindikat perdagangan bayi jaringan internasional yang telah beroperasi sejak 2023. Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak enam balita berhasil diselamatkan, sementara 12 orang tersangka ditangkap dengan berbagai peran dalam jaringan tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa lima balita baru saja dievakuasi dari Pontianak dan telah tiba di Mapolda Jabar setelah melalui perjalanan udara via Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sementara satu balita lainnya diamankan di wilayah Jabodetabek.

“Para tersangka memiliki peran berbeda. Ada yang bertugas merekrut bayi sejak dalam kandungan, merawat, menampung, memalsukan dokumen identitas seperti akta lahir dan paspor, hingga mengatur pengiriman bayi ke luar negeri, khususnya Singapura,” ungkap Kombes Hendra dalam konferensi pers, Selasa (15/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barang bukti berupa dokumen identitas palsu, paspor, dan akta lahir yang digunakan untuk memuluskan proses pengiriman bayi juga turut diamankan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar menambahkan, dari 12 tersangka yang ditangkap, salah satunya berinisial SH/LSH. Ia mengungkapkan bahwa lima bayi yang diselamatkan di Pontianak telah dilengkapi dokumen palsu dan siap dikirim ke Singapura.

“Satu bayi lainnya kami amankan di Tangerang empat hari lalu. Seluruh bayi mayoritas berasal dari Jawa Barat dan saat ini dalam perlindungan kami,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan seorang orang tua yang menduga anaknya menjadi korban penculikan. Dari laporan tersebut, aparat kemudian melakukan pengembangan yang mengarah pada pengungkapan jaringan perdagangan manusia berskala internasional ini.

Pihak kepolisian kini tengah bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri untuk menelusuri lebih jauh kemungkinan keterlibatan jaringan lintas negara dan mencari korban-korban lainnya.

“Dari keterangan tersangka, diperkirakan ada 24 bayi yang telah atau hendak diperjualbelikan. Saat ini kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” tegas Dirreskrimum.

Kasus ini menambah deretan panjang praktik perdagangan manusia di Indonesia, khususnya terhadap kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak. Polda Jabar memastikan akan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat.

Jurnalis: Dian Pramudja
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus
Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik
98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama
Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban
Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR
Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga
Anak Perempuan 15 Tahun Diduga Dibawa Kabur, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi
Polsek Jatiuwung Bongkar Peredaran Tramadol, Tiga Pelaku Diamankan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:53 WIB

Grup WhatsApp “Zoopardie” Jadi Sarang Pelecehan Digital, Oknum Guru Diseret Kasus

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:30 WIB

Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:40 WIB

98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:53 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR

Berita Terbaru

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights