Waspadai Angin Duduk, Bisa Mematikan! Ini Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artikel Media Online Mata Aktual News untuk edukasi kesehatan seputar pertolongan pertama angin duduk (angina pectoris):
Oleh: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Mata Aktual News – Banyak orang menganggap angin duduk hanya keluhan masuk angin biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda serangan jantung yang mematikan bila tidak segera ditangani.

Angin duduk (angina pectoris) adalah nyeri dada yang muncul karena pasokan darah ke otot jantung berkurang. Ini seringkali menjadi gejala dari penyakit jantung koroner. Angin duduk bisa ringan, namun dalam banyak kasus, berisiko fatal jika tidak segera mendapat pertolongan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenali Tanda-Tandanya:

Gejala angin duduk umumnya muncul tiba-tiba, terutama saat aktivitas berat atau stres emosional. Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

Nyeri atau sesak di dada (terasa seperti ditekan, dibakar, atau berat)

Nyeri menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, punggung, atau ulu hati

Keringat dingin

Sesak napas

Mual, lemas, atau pusing

Pertolongan Pertama Saat Mengalami Angin Duduk:

  1. Segera duduk dan tenangkan diri
    Duduk tegak di tempat yang nyaman. Jangan berbaring! Posisi duduk membantu memperlancar aliran darah ke jantung.
  2. Longgarkan pakaian
    Lepaskan kerah baju, dasi, atau ikat pinggang yang ketat agar pernapasan tidak terganggu.
  3. Hentikan semua aktivitas
    Berhenti melakukan apa pun. Fokus untuk menenangkan diri dan mengatur napas.
  4. Minum obat bila tersedia
    Jika penderita pernah didiagnosis angina dan memiliki nitrogliserin dari dokter, berikan obat sesuai petunjuk.
  5. Segera cari bantuan medis
    Jangan menunggu lebih lama dari 5 menit jika nyeri tidak reda. Hubungi ambulans (118/119) atau segera ke IGD terdekat.

Jangan Lakukan Hal Ini:

Jangan dipijat atau dikerok – Ini bukan masuk angin biasa.

Jangan diberi minyak angin – Tidak akan membantu meredakan gejala jantung.

Jangan menunda ke rumah sakit – Waktu adalah nyawa. Semakin cepat ditangani, semakin tinggi peluang selamat.

Catatan Penting:

Angin duduk bukan penyakit sepele. Jika Anda atau orang di sekitar mengalami nyeri dada mendadak disertai keringat dingin atau sesak napas, anggap itu sebagai kondisi darurat medis. Segera cari pertolongan.

Tetap waspada, tetap siaga. Kenali gejalanya, ambil tindakan cepat.

Redaksi Kesehatan | Mata Aktual News

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati
Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot
Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”

Senin, 26 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:22 WIB

Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:53 WIB

Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot

Berita Terbaru

Nasional

PENGUMUMAN STOP PERS

Jumat, 27 Feb 2026 - 02:45 WIB

P0LRI

Kapolres Tangerang Kota Rangkul Media, Santuni Anak Yatim

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:06 WIB

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights