Warga Keluhkan Minimnya Armada Ambulans RSUD Pakuhaji, Jenazah Pasien Terlambat Dipulangkan

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | Mata Aktual News – Keluarga pasien di RSUD Pakuhaji mengeluhkan keterbatasan armada ambulans yang dinilai menghambat proses pemulangan jenazah. Peristiwa ini dialami keluarga almarhum Sueb (50), yang harus beradu argumen terlebih dahulu dengan pihak rumah sakit ketika hendak membawa pulang jenazah anaknya pada Selasa (13/8/2025).

Sueb menuturkan, dirinya sempat ditolak menggunakan ambulans RSUD Pakuhaji dengan alasan seluruh unit sedang dipakai. “Saya diminta menunggu karena ambulans sedang mengantar jenazah lain ke wilayah Cikupa. Masa rumah sakit sebesar ini ambulansnya terbatas? Kami sudah berduka, malah harus berdebat untuk sekadar memulangkan jenazah anak saya,” ujarnya.

Kekecewaan juga datang dari Juriyah, kader kesehatan Desa Kramat, yang turut mendampingi keluarga pasien. Menurutnya, rumah sakit seharusnya mengutamakan empati dan pelayanan, bukan justru memperkeruh suasana duka. “Saya melihat sendiri ada satu ambulans yang terparkir, tetapi pihak rumah sakit beralasan unit tersebut khusus untuk pasien, bukan untuk jenazah. Sikap ini tidak pantas ditunjukkan di saat keluarga sedang berduka,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juriyah menambahkan, RSUD Pakuhaji seharusnya memiliki armada ambulans yang memadai mengingat statusnya sebagai rumah sakit daerah dengan cakupan pelayanan luas. “Kami berharap ada penambahan armada dan kebijakan yang lebih fleksibel dalam kondisi darurat. Jangan sampai keluarga pasien yang sudah kehilangan, masih dibebani masalah teknis seperti ini,” katanya.

Minimnya armada ambulans di RSUD Pakuhaji juga menimbulkan pertanyaan besar terkait keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Rumah sakit daerah seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan publik, bukan malah menjadi sumber keluhan masyarakat. Kondisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan dan perencanaan anggaran kesehatan oleh Pemkab Tangerang.

Publik menilai, jika urusan ambulans saja tidak mampu dipenuhi, bagaimana Pemkab bisa menjamin pelayanan kesehatan yang lebih kompleks? Ini adalah alarm keras bagi Bupati Tangerang dan jajaran Dinas Kesehatan untuk segera berbenah, sebelum kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan daerah benar-benar runtuh.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Pakuhaji maupun Pemkab Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Penulis: Dian Pramudja
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak
Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram
RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:36 WIB

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:53 WIB

HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:25 WIB

Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak

Selasa, 28 April 2026 - 00:00 WIB

Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram

Berita Terbaru

Pendidikan

IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:56 WIB

Verified by MonsterInsights