Teluknaga | Mata Aktual News — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3, H. Kholid, menggelar kegiatan reses masa persidangan II pada Sabtu (14/2/2026) di Kantor Sekretariat PDI Perjuangan Kampung Babussalam, Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut menyerap aspirasi warga dari Kecamatan Teluknaga, Kosambi, dan Sepatan. Kegiatan reses dihadiri tokoh masyarakat, tim pemenangan, serta komunitas Temen Ngopi Bareng Haji Kholid yang diketuai Prayogo, S.IP.
Dalam keterangannya kepada wartawan, H. Kholid menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung ke daerah pemilihan guna mendengar persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Reses menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan konstituen. Aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD,” ujar H. Kholid.
Salah satu isu utama yang disampaikan warga adalah persoalan pengelolaan sampah di wilayah pesisir Teluknaga dan sekitarnya. Menurut H. Kholid, persoalan sampah memerlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan, tidak hanya sebatas pengangkutan dan pembuangan.
“Ke depan perlu sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, termasuk pemanfaatan teknologi dan penguatan ekonomi sirkular agar sampah bisa didaur ulang dan bernilai ekonomis,” katanya.
Selain isu lingkungan, warga juga menyampaikan kendala permodalan usaha mikro. Seorang pelaku UMKM mengungkapkan kesulitan mengembangkan usaha jasuke (jagung susu keju) karena keterbatasan modal untuk pengadaan gerobak dan bahan baku.
Menanggapi hal itu, H. Kholid mendorong pembentukan kelompok usaha beranggotakan 10 orang agar lebih mudah difasilitasi. Ia menyatakan siap memfasilitasi pengadaan gerobak serta dukungan modal awal sebagai stimulus pengembangan usaha.
“Jika sudah terbentuk kelompok usaha, kami siap memfasilitasi bantuan awal. Namun tetap akan kami dorong agar program ini berkelanjutan dan mandiri,” ujarnya.
Bentuk Tim Penanggulangan Bencana
Dalam kesempatan tersebut, H. Kholid juga menyampaikan pembentukan tim penanggulangan bencana bertajuk “Temen Ngopi Haji Kholid”. Tim ini akan difokuskan pada respons cepat bencana, khususnya banjir, melalui penyaluran bantuan logistik dan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.
Kegiatan reses berlangsung dialogis. Sejumlah masukan warga terkait infrastruktur lingkungan, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan ekonomi lokal dicatat sebagai bahan tindak lanjut di tingkat legislatif.
H. Kholid menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan daerah Kabupaten Tangerang.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redpel







