Intan Ketok Palu: Perempuan Wajib Turun Gunung

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Mata Aktual News– Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah “mengetok palu” soal peran perempuan dalam demokrasi. Pesannya tegas: perempuan tak boleh lagi sekadar hadir atau jadi pelengkap. Saatnya turun gunung, bersuara, dan ikut menentukan arah kebijakan publik.

Pernyataan itu disampaikan Intan saat membuka Sosialisasi Peningkatan Peran Wanita dalam Partisipasi Demokrasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang di Qubika Boutique Hotel, Gading Serpong, Kamis (5/2/2026).

“Demokrasi bukan hanya soal suara yang dihitung, tapi suara yang didengar. Perempuan adalah penjaga nurani. Kalau perempuan ikut terlibat aktif, kebijakan yang lahir tidak hanya kuat secara hukum, tapi juga adil dan manusiawi,” tegas Intan di hadapan peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, selama ini ruang politik masih kerap didominasi laki-laki, sementara perempuan sering ditempatkan sebagai pendukung. Padahal, perempuan memiliki kapasitas, integritas, dan kecerdasan untuk berada di posisi strategis, baik di pemerintahan maupun partai politik.

Intan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus membuka ruang partisipasi dan meningkatkan kapasitas perempuan. Namun ia mengingatkan, perubahan tidak akan datang tanpa keberanian perempuan untuk percaya pada dirinya sendiri.

“Bersuaralah dengan santun, berpikir kritis, dan bertindak dengan integritas. Perempuan layak berada di ruang pengambilan keputusan bukan karena belas kasih, tetapi karena kemampuan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi menjadi titik awal lahirnya perempuan-perempuan yang berani tampil, kritis, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan literasi politik perempuan agar memahami sistem politik dan proses demokrasi di Indonesia.

“Pesertanya terdiri dari kader perempuan partai politik dan mahasiswi dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Tangerang,” kata Agus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan partisipasi perempuan dalam demokrasi semakin menguat dan mendorong terwujudnya kebijakan publik yang lebih adil, inklusif, dan berpihak pada rakyat.

Reporter: Alex Didi
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?
Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif
PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks
Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja
Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond
JT 51 Bujana Tirta Misterius, Lurah Pisangan Timur: Kami Tak Tahu dan Tak Pernah Rekomendasikan
Taman Kok Jadi Bisnis BUMD? KPKB Sentil Distamhut: Dasar Hukumnya Mana?
Konfirmasi Harus Bersurat, Aktivis Pertanyakan Keterbukaan Informasi Distamhut DKI
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Gubernur Pramono Meradang, PMI DKI Jakarta Tarik Duit Ke ASN?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Kampanye GEMA HATI Digelar di Cipinang Besar Utara, Orang Tua Diajak Terapkan Disiplin Positif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:46 WIB

PPID Kecamatan Jatinegara Buka Akses Informasi Publik, Warga Diminta Waspadai Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Tak Cuma Dikasih Bantuan, Disabilitas Harus Dikasih Kesempatan Kerja

Senin, 21 September 2026 - 17:29 WIB

Pramono-Mamdani Adu Jurus Atasi Problem Kota: Macet, Banjir Sampai Jakarta Bond

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights