Ratusan Mahasiswa Demo di Puspemkot Tangerang Tuntut Sanksi PT Esa Jaya Putra

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Mata Aktual News– Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Putra Bangsa Menggugat menggelar aksi demonstrasi di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (28/8), menuntut pemerintah kota menjatuhkan sanksi administratif terhadap PT Esa Jaya Putra selaku pemilik merek DOMDAS.

Koordinator aksi, Jihan Mahes Fahlevi, menyatakan perusahaan tersebut tidak memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja.

“Buruh tidak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan, artinya perusahaan tidak bertanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan pekerja,” kata Mahes di lokasi aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, selain persoalan ketenagakerjaan, perusahaan juga diduga belum melengkapi dokumen perizinan, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Karena itu, menurut dia, penanganan harus melibatkan beberapa dinas terkait, seperti Disnaker, DLH, dan Disperindag.

Massa aksi juga meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa. Mereka menyatakan akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tidak dipenuhi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait PT Esa Jaya Putra.

Menurut dia, hasil mediasi menemukan hubungan kerja di perusahaan tersebut tidak memiliki kontrak resmi, melainkan hanya lisan.

“Sejak 2017, kewenangan pengawasan ketenagakerjaan dan K3 sudah menjadi ranah Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan Disnaker Kota Tangerang tetap memfasilitasi pengaduan dengan memberikan sosialisasi dan mediasi kepada para pihak.

PT Esa Jaya Putra diketahui bergerak di bidang industri hak dan sol sepatu dengan merek DOMDAS serta memasarkan produk plastik secara grosir dan distribusi.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026
Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras
KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka
Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin: Indonesia Harus Siap Mundur dari BOP Jika Prinsip Perdamaian Dilanggar
PENGUMUMAN STOP PERS
Keluarga Besar Mata Aktual News Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Try Sutrisno
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 02:28 WIB

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:09 WIB

Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 02:39 WIB

KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:57 WIB

Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:25 WIB

VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights