Polres Agam Klarifikasi Isu SPBU Tiku: Tidak Ada Unsur Pengoplosan, Hanya Kelalaian Teknis

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Aktual News, Agam – Menanggapi pemberitaan sebelumnya di berbagai media terkait dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dengan solar di SPBU Nomor 14.264.581, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, pihak Polres Agam menyampaikan hasil penyelidikan lapangan yang telah dilakukan secara menyeluruh.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi pengoplosan atau pencampuran BBM secara disengaja oleh pihak pengelola SPBU.

Kapolres Agam, AKBP Muari, S.I.K., M.M., M.H., menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni disebabkan oleh kelalaian teknis saat pengisian tangki BBM, yang dilakukan dalam kondisi larut malam dan hujan lebat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan hasil penyelidikan, tercampurnya BBM adalah akibat kesalahan prosedur teknis, bukan karena kesengajaan atau tindakan untuk memperoleh keuntungan.” tegas Kapolres di ruang kerjanya, Jumat (17/5/2025).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Agam yang dipimpin oleh AKP Eriyanto, SH, menyampaikan bahwa sejak Senin, 12 Mei 2025, atas perintah PT. PERTAMINA PATRA NIAGA pihak SPBU PT Hakersen Paramitra telah menghentikan penjualan pertalite dan solar secara mandiri.

Penjualan terakhir tercatat pada 9 Mei untuk pertalite dan 10 Mei untuk solar. Meski demikian, kantor SPBU tetap beroperasi untuk menerima kedatangan suplai BBM jenis dexlite (non subsidi)

Pihak pengelola SPBU juga langsung menyediakan mekanik di lokasi untuk menangani keluhan konsumen yang kendaraannya terdampak akibat tercampurnya BBM. Upaya penggantian BBM juga dilakukan kepada pengguna yang melaporkan kerusakan akibat insiden tersebut.

Sementara itu, tim dari PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina Patra Niaga, turun ke lokasi dan langsung melakukan penyegelan pada tiga nozelle pompa ,(dua untuk kendaraan dan satu untuk kebutuhan nelayan), guna menjaga integritas proses penyelidikan dan pengujian kualitas BBM. Dan hingga saat ini, kondisi di lapangan tetap dalam keadaan kondusif dan terkendali.

Lebih lanjut, AKP Eriyanto juga menambahkan bahwa sampai saat ini tim penyelidik Polres Agam masih bekerja intensif untuk mengungkap permasalahan tersebut.

Dan untuk hasil penyelidikan nanti akan kita sampaikan ke ruang publik, tegasnya.

Begitu juga dari pihak Pertamina telah turun untuk melakukan pengambilan sampel minyak yang ada di tangki SPBU tersebut, untuk memastikan standar dan kualitas tetap terjaga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur standar operasional Pertamina untuk menjamin tidak ada kelalaian lebih lanjut dalam rantai distribusi BBM.

Tidak Ada Indikasi Gratifikasi, Tidak Ada Keuntungan Pihak SPBU

Mengenai tudingan yang menyebut adanya “uang yang beredar” atau gratifikasi kepada aparat, pihak Polres Agam membantah dengan tegas. Tidak ada alasan pihak SPBU memberikan uang kepada pihak manapun sehubungan dengan kejadian tersebut.

“Dugaan adanya uang yang diterima oleh petugas adalah informasi yang tidak berdasar. Kami tidak menemukan fakta atau bukti mendukung tuduhan tersebut,” tegas AKP Eriyanto.

SPBU Segera Beroperasi Kembali, Didukung Pemda Dalam waktu dekat, SPBU Tiku direncanakan akan kembali beroperasi setelah proses evaluasi dan pengawasan selesai dilakukan.

Pemerintah daerah turut mendukung pembukaan kembali operasional SPBU mengingat pentingnya kebutuhan BBM bagi masyarakat, khususnya para nelayan yang sangat bergantung pada ketersediaan pertalite untuk melaut.

Dengan sisa stok pertalite sebanyak 30.262 liter dan solar 11.345 liter, pihak SPBU telah bersiap melayani kembali masyarakat begitu izin operasional dinyatakan aman.

Polres Agam kembali mengimbau agar media dan masyarakat tetap mengedepankan informasi berimbang, akurat, dan tidak bersifat provokatif tanpa dasar hukum yang jelas.

Laporan: Berry
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR
Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga
Anak Perempuan 15 Tahun Diduga Dibawa Kabur, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi
Polsek Jatiuwung Bongkar Peredaran Tramadol, Tiga Pelaku Diamankan
Pengusaha Material Laporkan Dugaan Penipuan Rp 307 Juta terkait Proyek Kampus UNTARA Jatake ke PolresTangerang Kota
Korban Rugi Rp400 Juta, Polresta Tangerang Bongkar Penipuan Ternak Babi
Polda Banten Bongkar Kasus Pengoplosan Gas di Sepatan, Respons Polsek Dipertanyakan
Lima Pelaku Curanmor Roda Tiga Digulung Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:05 WIB

Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:35 WIB

Anak Perempuan 15 Tahun Diduga Dibawa Kabur, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi

Rabu, 17 Desember 2025 - 00:04 WIB

Polsek Jatiuwung Bongkar Peredaran Tramadol, Tiga Pelaku Diamankan

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:50 WIB

Pengusaha Material Laporkan Dugaan Penipuan Rp 307 Juta terkait Proyek Kampus UNTARA Jatake ke PolresTangerang Kota

Berita Terbaru

Pemerintahan

Gedung Baru KONI Diresmikan, Bupati Tangerang Pacu Prestasi Atlet

Sabtu, 10 Jan 2026 - 14:03 WIB

Verified by MonsterInsights