TANGERANG, Mata Aktual News– Operasi pengamanan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Jaya 2026 resmi dimulai. Operasi ini digelar untuk memastikan perjalanan mudik dan perayaan Lebaran berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kamis (12/3/2026).

Secara nasional, sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Personel terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya yang akan bertugas mengamankan arus mudik, pelaksanaan Salat Idulfitri hingga arus balik Lebaran.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2026 bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia. Seluruh personel harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik,” kata Kapolri.
Di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, sebanyak 1.859 personel disiagakan untuk mengamankan sejumlah titik strategis selama periode mudik Lebaran.
Kapolres Metro Tangerang Kota Raden Muhammad Jauhari mengatakan pihaknya telah mendirikan sejumlah pos pengamanan guna mendukung kelancaran arus mudik.
“Sebanyak tujuh pos kami dirikan, terdiri dari satu pos pengamanan, lima pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Jauhari.
Selain pengamanan, Polres Metro Tangerang Kota juga menyiapkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman.
Menurut Kapolres, warga dapat menitipkan kendaraan di Polres maupun di Polsek jajaran. Khusus di Polsek, layanan penitipan diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.
“Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis di Polres maupun Polsek,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan operasi ini, aparat juga diminta mewaspadai potensi gangguan selama arus mudik, termasuk kemungkinan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang masih tinggi.
Selain itu, petugas di lapangan juga disiapkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan kendaraan di sejumlah titik.
Kota Tangerang sendiri menjadi salah satu wilayah strategis dalam jalur mudik nasional karena menjadi perlintasan utama menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa serta akses menuju Pelabuhan Merak bagi pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kondisi fisik serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum melakukan perjalanan jauh. Warga juga diminta melaporkan rumah yang ditinggalkan kepada tetangga atau petugas keamanan setempat guna mengantisipasi tindak kejahatan.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik, masyarakat dapat menghubungi call center Polri di 110 yang tersedia secara nasional dan bebas pulsa,” pungkasnya.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Ryan Rinaldi







