Nggak Naik Helikopter, Presiden Prabowo Pilih Naik Kereta Cepat Whoosh!

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Mata Aktual News– Presiden Prabowo Subianto bikin kejutan dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Barat, Rabu malam (6/8/2025). Bukannya naik helikopter atau pesawat kepresidenan seperti biasanya, Prabowo justru memilih naik Kereta Cepat Whoosh bareng rakyat.

Bukan kereta khusus. Presiden dan rombongan naik kereta reguler yang juga dipakai penumpang umum dari Stasiun Halim ke Stasiun Tegalluar. Perjalanan cuma makan waktu sekitar 45 menit—cepat, nyaman, dan bebas macet.

Langkah Presiden ini langsung menuai pujian. Bukan cuma soal efisiensi waktu, tapi juga dinilai sebagai simbol kuat bahwa pemimpin negara siap menggunakan fasilitas publik seperti rakyat kebanyakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini contoh nyata bahwa Presiden nggak cuma ngomong soal transportasi modern, tapi juga mau menjajal dan merasakannya langsung. Salut!” ujar seorang penumpang yang sempat satu kereta dengan Prabowo.

Kereta Cepat Whoosh adalah proyek strategis yang sudah jadi kebanggaan nasional. Tapi baru kali ini, Presiden benar-benar duduk di kursi penumpang bareng warga biasa. Bukan pencitraan murahan, tapi pesan tegas: Indonesia sedang berubah.

Prabowo dijadwalkan menggelar agenda padat di Jawa Barat. Mulai dari tinjauan pembangunan, rapat terbatas, hingga menyapa masyarakat. Tapi gaya berangkatnya yang sederhana sudah cukup bikin publik sumringah.

Rakyat senang, pemimpin pun makin dekat.

Reporter: Oskar Edward
Editor: Merry WM
Sunting Berita: Redaktur Pelaksana

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026
Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras
KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah
Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka
Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin: Indonesia Harus Siap Mundur dari BOP Jika Prinsip Perdamaian Dilanggar
PENGUMUMAN STOP PERS
Keluarga Besar Mata Aktual News Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Try Sutrisno
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 02:28 WIB

FKMGS Bersama PT Musim Mas Gelar Penanaman Pohon di Gunung Salak pada Hari Hutan Sedunia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 18:09 WIB

Hari Hutan Sedunia 2026 di Bogor “Mengguncang”: Dari Cipelang, Seruan Jaga Hutan Menggema Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 02:39 WIB

KPK Dihujani Kritik Usai Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:57 WIB

Empat Anggota TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:25 WIB

VIDEO: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diduga Terorganisir, Publik Murka

Berita Terbaru

HUKUM

Dua Tahun Mandek, Keadilan Wartawan Terabaikan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:44 WIB

Verified by MonsterInsights