Ketua Bidang Pemuda PP AMPG Serukan Hentikan “Gen-Gen”, Fokus Bangun Karakter Bangsa

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Agus Harta, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghentikan perdebatan yang dinilainya tidak produktif terkait pelabelan generasi seperti Generasi Milenial, Generasi Z, maupun Generasi Alfa. Menurutnya, energi bangsa seharusnya diarahkan pada pembangunan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan Sumpah Pemuda.

Pandangan tersebut disampaikan Agus Harta melalui artikel opini bertajuk “Stop Bahas Gen-Gen, Kembalikan Didikan ke Bhineka Tunggal Ika” yang diterima Mata Aktual News, Rabu (22/4/2026).

Menurut Agus, pengelompokan masyarakat berdasarkan tahun kelahiran lebih banyak melahirkan stereotip dibandingkan memberikan solusi terhadap persoalan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karakter, etos kerja, dan masa depan bangsa tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan tahun kelahiran. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun pendidikan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap bangsa,” ujarnya.

Agus menilai sejumlah negara maju lebih menitikberatkan pembentukan karakter, disiplin, serta penguasaan ilmu pengetahuan daripada memperdebatkan klasifikasi generasi.

Ia menyebut, Indonesia justru semakin akrab dengan narasi mengenai perbedaan karakter antar-generasi yang berkembang di berbagai seminar, media sosial, hingga ruang-ruang diskusi publik. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memunculkan sekat sosial baru di tengah masyarakat.

“Tanpa disadari, pelabelan ini menciptakan stigma. Ada anggapan bahwa seseorang memiliki sifat tertentu hanya karena berasal dari generasi tertentu. Padahal bangsa ini dibangun di atas semangat persatuan, bukan pengelompokan,” katanya.

Agus mengingatkan bahwa para pendiri bangsa telah mewariskan nilai persatuan melalui semboyan Bhineka Tunggal Ika yang diperkuat dengan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, yakni satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

Menurutnya, kedua nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa yang majemuk dan seharusnya terus diwariskan kepada generasi penerus.

Dalam pandangannya, berbagai persoalan bangsa, termasuk praktik korupsi yang masih terjadi di berbagai sektor, bukanlah persoalan generasi, melainkan akibat lunturnya nilai moral, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

“Masalahnya bukan karena seseorang berasal dari generasi tertentu, tetapi karena meninggalkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.

Agus juga mendorong agar pendidikan karakter dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menilai orang tua memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang persuasif dengan anak, termasuk dalam mengarahkan penggunaan teknologi digital agar memberikan manfaat bagi masa depan.

Selain pendidikan agama dan ilmu pengetahuan, Agus mendorong anak-anak dibekali keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan zaman, seperti desain grafis, digital marketing, hingga kemampuan teknis lainnya yang dapat membuka peluang ekonomi.

Ia juga mengajak masyarakat menciptakan lingkungan rumah yang edukatif, misalnya dengan memanfaatkan lahan kosong menjadi taman, kebun, atau kolam ikan sebagai sarana pembelajaran sekaligus membangun kedekatan keluarga.

Di akhir tulisannya, Agus mengajak para orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pemimpin bangsa untuk kembali menjadikan Bhineka Tunggal Ika sebagai pedoman utama dalam mendidik generasi muda.

“Bangsa ini tidak akan maju karena label generasi. Bangsa ini akan maju karena ilmu yang dipelajari, disiplin yang dibangun, dan nilai-nilai kebangsaan yang terus dijaga bersama,” pungkasnya.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua Bidang Pemuda PP AMPG Serukan Hentikan “Gen-Gen”, Fokus Bangun Karakter Bangsa

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights