Keluarga Korban Penganiayaan Apresiasi Layanan RS Polri Kramat Jati

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News — Sebuah kisah penuh haru datang dari RS Polri Kramat Jati. Keluarga korban penganiayaan menyampaikan apresiasi tinggi atas pelayanan prima yang diberikan pihak rumah sakit kepada Okta Setiadi, korban yang mengalami luka serius akibat dianiaya dua orang tak dikenal di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Peristiwa tragis itu terjadi Sabtu (31/5) dini hari. Asep Sutisna, kakak korban, menerima pesan WhatsApp sekitar pukul 01.30 WIB yang mengabarkan sang adik ditemukan dalam kondisi kritis. Tanpa pikir panjang, Asep langsung menuju lokasi kejadian dan mendapati Okta berlumuran darah dan sangat lemas.

Okta segera dilarikan ke RS Polri Kramat Jati. Setibanya di sana, Asep mengaku terkesan dengan sambutan cepat dari petugas keamanan yang langsung membantu proses administrasi. Tim medis pun segera melakukan observasi intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petugas sangat tanggap. Perawat dan dokternya cepat dan profesional. Mereka juga menenangkan kami yang panik,” ujar Asep kepada wartawan.

Meskipun BPJS Kesehatan tidak dapat menanggung biaya perawatan korban kekerasan, pihak rumah sakit memberikan penjelasan jelas mengenai alternatif pembiayaan melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Tak hanya itu, petugas juga membantu keluarga mengurus syarat administrasi, termasuk pelaporan ke polisi.

Pukul 04.30 WIB, orang tua korban melaporkan kejadian ke Polsek Cakung. Surat pengantar visum segera dikeluarkan, dan Okta langsung menjalani visum di RS Polri. Setelah CT scan menunjukkan tidak ada cedera serius pada bagian kepala, Okta diperbolehkan pulang.

Asep menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran RS Polri Kramat Jati.

“Terima kasih kepada seluruh karyawan RS Polri. Mereka sangat manusiawi dan profesional. Di tengah kepanikan kami, mereka hadir dengan tenang dan membantu sepenuh hati,” ucapnya.

Kisah ini menjadi potret nyata dedikasi dan komitmen RS Polri Kramat Jati dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik, bahkan dalam situasi darurat sekalipun.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak
Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram
RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Berita ini 580 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:36 WIB

HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:53 WIB

HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:25 WIB

Ibu Hamil Kehilangan Janin, Rekan Indonesia Desak Evaluasi Total Layanan Darurat Ibu dan Anak

Selasa, 28 April 2026 - 00:00 WIB

Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram

Berita Terbaru

Pendidikan

IKA UNJ Dorong Guru Jadi Kompas Moral di Tengah Badai Digital

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:56 WIB

Verified by MonsterInsights