TANGERANG | Mata Aktual News — Menjelang bulan suci Ramadan 2026 sekaligus persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Keselamatan Jaya 2026. Operasi ini resmi dimulai pada Senin (2/2/2026) dan akan berlangsung selama 14 hari hingga 15 Februari 2026.

Operasi Keselamatan Jaya 2026 dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat.” Kegiatan ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, operasi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun disiplin masyarakat sebelum memasuki periode arus mudik dan balik Lebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Operasi Keselamatan Jaya 2026 kami laksanakan sebagai upaya preventif dan preemtif menjelang Operasi Ketupat Jaya. Kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kapolres.
Dalam operasi ini, petugas memprioritaskan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, di antaranya penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, melawan arus, melebihi batas kecepatan, berkendara dalam pengaruh alkohol, penggunaan knalpot bising, hingga kendaraan dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa pendekatan edukatif tetap menjadi fokus utama. Penindakan hukum dilakukan secara selektif, profesional, dan humanis.
“Kami mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun penegakan hukum tetap dilakukan untuk memberikan efek jera dan meningkatkan kepatuhan,” tegasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kehadiran personel di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti ETLE statis, ETLE mobile, serta drone patrol presisi turut dioptimalkan.
Melalui Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berlalu lintas.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” pungkas Kapolres.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redpel







