Jaga Kota Soroti Aksi Tolak Larangan Rokok, Sebut Ada Aroma Politik

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News— Jaringan Warga Kota Jakarta (Jaga Kota) mempertanyakan aksi unjuk rasa di depan DPRD DKI Jakarta, Kamis, 25 September 2025, yang menolak larangan merokok di tempat hiburan. Aksi itu digelar bersamaan dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Koordinator Jaga Kota, Asep Firmansyah, menilai aksi tersebut sarat muatan politis dan tidak benar-benar mewakili kepentingan pelanggan maupun pengusaha hiburan.

“Kami melihat unjuk rasa ini bukan aspirasi murni. Ada aroma politik yang kental. Ada kemungkinan sebagian politisi mencoba memanfaatkan momentum dengan menjanjikan pembatalan Raperda KTR kepada pengusaha hiburan, tentu dengan konsesi transaksional,” ujar Asep dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Asep, aksi tersebut juga berpotensi digunakan untuk mengkambinghitamkan anggota DPRD yang selama ini konsisten mengawal agar Raperda KTR bisa disahkan. “Mereka yang teguh memperjuangkan regulasi justru bisa diputarbalikkan seolah-olah anti-hiburan. Padahal substansi Raperda ini jelas: membangun tata kelola kota yang lebih modern dan tegas,” kata dia.

Asep menekankan bahwa persoalan larangan rokok di tempat hiburan bukan semata soal rokok, melainkan soal wibawa regulasi dan integritas DPRD.

“Ini ujian serius bagi DPRD. Apakah mereka berdiri tegak menjaga marwah sebagai lembaga perwakilan rakyat, atau justru terjebak jadi pasar malam politik yang mudah ditawar oleh tekanan massa?” ujarnya.

Jaga Kota mendesak DPRD agar tidak terpengaruh tekanan jalanan yang bermuatan politis dan tetap fokus menuntaskan pembahasan Raperda KTR. “Kalau regulasi bisa dibatalkan hanya karena manuver politik sesaat, maka yang runtuh bukan hanya pasal larangan rokok, melainkan kepercayaan publik terhadap DPRD itu sendiri,” kata Asep.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati
Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot
Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”

Senin, 26 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:22 WIB

Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:53 WIB

Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot

Berita Terbaru

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights