Jakarta Timur Capai Nol BAB Sembarangan, Limbah Diolah Jadi Energi Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News— Pemerintah Kota Jakarta Timur berhasil mencapai target 0 persen buang air besar sembarangan (BABS), seiring dengan penerapan sistem pengolahan limbah terpadu yang mengubah limbah tangki septik menjadi biogas komunal untuk kebutuhan energi rumah tangga.

RW 01, Kelurahan Rambutan, menjadi contoh nyata penerapan program tersebut. Api biru di dapur warga kini menyala dari gas hasil olahan limbah domestik, bukan dari elpiji seperti biasanya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang tidak ada lagi warga yang BAB sembarangan. Limbah rumah tangga justru dimanfaatkan menjadi energi yang bermanfaat,” ujar Munjirin di Jakarta, Rabu. (12/11/2025)

Melalui sistem sanitasi terpadu yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, limbah cair dikumpulkan dari tangki septik, diolah, lalu disalurkan kembali ke rumah-rumah warga dalam bentuk gas metana ramah lingkungan.

Ketua Umum Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia, Agung Nugroho, menyebut capaian ini berdampak positif terhadap penurunan kasus penyakit berbasis lingkungan.

“Ketika perilaku BAB sembarangan ditekan, maka risiko diare, infeksi, hingga stunting ikut berkurang. Ini investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat,” katanya.

Agung menambahkan bahwa keberhasilan Jakarta Timur menjadi wilayah bebas BAB sembarangan menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola lingkungan perkotaan.

“Ini bukan hanya soal sanitasi, tapi tentang martabat dan kualitas hidup warga kota,” ujarnya menegaskan.

Dengan pemanfaatan biogas dari limbah domestik, Jakarta Timur kini menjadi contoh praktik pengelolaan sanitasi berkelanjutan yang tak hanya menyehatkan, tetapi juga menghemat energi dan menjaga lingkungan.

Pewarta: Syahrudin Akbar
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri
DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift
Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan
Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030
Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi
RPTRA Cibesut Rayakan Satu Dekade, Pengelola Soroti Kebutuhan Peremajaan Fasilitas
BMKG: Kemarau 2026 Lebih Awal, JATA Dorong Antisipasi Ketersediaan Air Bersih
Pria Misterius Tewas Terserempet Kereta di Kayu Manis Jatinegara, Warga Geger
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:54 WIB

Lebaran Betawi 2026 Jadi Perekat Warga, Pramono: Jangan Sampai Jakarta Kehilangan Jati Diri

Jumat, 10 April 2026 - 21:03 WIB

DLH Jatinegara Pastikan Sampah Terkendali, Pengangkutan Dilakukan Tiga Shift

Selasa, 7 April 2026 - 14:49 WIB

Khofifah Salurkan 1.500 Paket Lebaran dari Jusuf Kalla di Pengadegan, Warga Sekitar Diprioritaskan

Selasa, 7 April 2026 - 13:20 WIB

Resmi Terpilih! Faza Maulida Nahkodai Fatayat NU Jakarta Timur 2025–2030

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WIB

Ketua Siskommas Jatinegara Sambangi Sesepuh, Perkuat Soliditas dan Jaga Marwah Organisasi

Berita Terbaru

Uncategorized

Andalas Fest 2026, Ajang Edukatif Anak Usia Dini di Halim

Senin, 13 Apr 2026 - 16:33 WIB

Verified by MonsterInsights