Sejarah Penutupan NAMRU-2, Perjuangan Relawan Kesehatan dan Sikap Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News– Naval Medical Research Unit-2 (NAMRU-2) milik Angkatan Laut Amerika Serikat resmi ditutup pemerintah Indonesia pada Oktober 2009 setelah beroperasi di Jakarta sejak 1970-an.

Laboratorium tersebut secara resmi disebut menjalankan penelitian penyakit menular. Namun, sejak awal keberadaannya, status hukum NAMRU-2 menuai sorotan karena hanya berlandaskan nota kesepahaman sementara dengan pemerintah Indonesia.

Menteri Kesehatan kala itu, Siti Fadilah Supari, menegaskan bahwa keberadaan NAMRU-2 berpotensi mengganggu kedaulatan Indonesia. Ia memutuskan untuk tidak memperpanjang nota kesepahaman kerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penolakan terhadap laboratorium asing ini juga datang dari kelompok masyarakat sipil. Ketua Relawan Kesehatan se-Jabodetabek, Agung Nugroho, sejak 2007 aktif menyuarakan penutupan NAMRU-2 melalui aksi massa maupun diskusi publik. “Indonesia tidak boleh dijadikan kelinci percobaan,” ujarnya saat itu.

Gerakan penolakan semakin menguat ketika wabah flu babi merebak pada 2009. Sejumlah aksi berlangsung di berbagai lokasi, termasuk di depan gedung DPR RI. Tekanan publik pun turut memengaruhi keputusan pemerintah menutup NAMRU-2.

Meski sudah ditutup, isu serupa sempat kembali mencuat pada 2018. Agung Nugroho bersama sejumlah lembaga kembali menyampaikan pandangan agar laboratorium asing dengan pola kerja serupa tidak lagi dibuka di Indonesia.

Lebih dari satu dekade setelah penutupan NAMRU-2, perdebatan mengenai kedaulatan kesehatan masih terus muncul dalam berbagai forum. Pemerintah maupun kalangan masyarakat sipil menekankan pentingnya riset kesehatan dilakukan secara mandiri untuk kepentingan nasional.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane
Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan
Heritage Medical Bekasi Gelar Jumat Berkah, Bagaikan Ratusan Nasi Kotak dan Pengobatan Gratis
Pasien Komorbid di RSUD Tebet Sempat Ditriase Hijau, Keluarga Keluhkan Rumitnya Layanan BPJS di IGD
Rekan Indonesia Gelar Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030, Wali Kota Jakarta Timur Turun Langsung
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:08 WIB

Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:33 WIB

Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:24 WIB

Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights