PMI Jaksel Tegaskan Belum Ada Plt, Desakan Muskot DKI Menggema

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Mata Aktual News – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan menegaskan hingga kini belum ada penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua. Kepastian itu disampaikan langsung Ketua PMI Jakarta Selatan, Abdul Haris, saat dikonfirmasi Mata Aktual News melalui pesan singkat pada Kamis (4/9/2025).

“Saat ini belum ada Pelaksana Tugas (Plt) PMI Kota Jakarta Selatan, masih dalam pengajuan,” ujar Abdul Haris.

Haris menyoroti pentingnya transparansi informasi terkait wilayah-wilayah PMI Kota yang sudah ditunjuk Plt. Menurutnya, publik berhak mengetahui kejelasan status kepemimpinan organisasi, terutama jika sudah berlangsung hingga delapan bulan.
“Seharusnya diberikan keterangan yang jelas untuk wilayah mana saja,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pengurus PMI Jakarta Selatan, Imam Koesmanto, membantah kabar yang menyebut Abdul Haris saat ini berstatus Plt. Menurutnya, jabatan Ketua PMI Jakarta Selatan masih dipegang penuh oleh Abdul Haris.

“Informasi itu keliru. Status Plt hanya ada di PMI Jakarta Barat, dan itu pun baru berjalan sekitar satu bulan. Dalam waktu dekat juga akan digelar Musyawarah Kota (Muskot) untuk membahas agenda penting organisasi,” jelas Imam.

Desakan Pembenahan PMI DKI

Sebelumnya, organisasi masyarakat Rekan Indonesia mendesak PMI Provinsi DKI Jakarta segera melakukan pembenahan manajemen organisasi. Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, menilai keberadaan Plt Ketua di sejumlah wilayah yang berlarut-larut tanpa kepastian Musyawarah Kota mencerminkan lemahnya tata kelola organisasi.

“Plt itu sifatnya darurat, bukan permanen. Kalau sampai berbulan-bulan, apalagi lebih dari setengah tahun, ini mencerminkan ketidakseriusan dalam menegakkan aturan organisasi. Yang dirugikan bukan hanya pengurus, tapi juga masyarakat yang bergantung pada layanan PMI,” kata Agung.

Dorongan agar Muskot segera digelar dinilai semakin mendesak, mengingat peran vital PMI dalam pelayanan kemanusiaan di Jakarta.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane
Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan
Heritage Medical Bekasi Gelar Jumat Berkah, Bagaikan Ratusan Nasi Kotak dan Pengobatan Gratis
Pasien Komorbid di RSUD Tebet Sempat Ditriase Hijau, Keluarga Keluhkan Rumitnya Layanan BPJS di IGD
Rekan Indonesia Gelar Kampanye Jakarta Bebas TBC 2030, Wali Kota Jakarta Timur Turun Langsung
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:30 WIB

Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:08 WIB

Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:33 WIB

Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:24 WIB

Rekan Indonesia: Isu “Super Flu” Dinilai Terlalu Dibesar Besarkan

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights