JAKARTA, Mata Aktual News — Era kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) membawa perubahan besar dalam dunia transportasi. Namun di balik kemajuan teknologi tersebut, muncul pula tantangan baru dalam keselamatan, khususnya terkait risiko kebakaran pada baterai litium.
Menjawab tantangan itu, FOSS Group melalui PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi memperkenalkan FOSS Aerogel Fire Protection, rangkaian teknologi proteksi dan pemadaman kebakaran berbasis material aerogel.
Founder FOSS Group, Afo Lim, mengatakan teknologi tersebut dikembangkan sebagai salah satu upaya menghadirkan solusi keselamatan yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keselamatan merupakan kebutuhan yang sangat penting. Melalui PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi, kami ingin menghadirkan teknologi pemadam kebakaran yang inovatif, aplikatif dan dapat dikembangkan untuk berbagai kondisi di Indonesia,” ujar Afo Lim, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, pengembangan FOSS Aerogel Fire Protection tidak hanya diarahkan untuk kendaraan listrik. Teknologi tersebut juga diproyeksikan untuk berbagai sektor yang memiliki kebutuhan proteksi kebakaran.
Dari Baterai Litium hingga Kawasan Industri
Berdasarkan materi perusahaan, FOSS Aerogel Fire Protection dikembangkan dalam berbagai varian perangkat.
Mulai dari pemadam berkapasitas 500 mililiter, botol pemadam lempar sekitar 600 mililiter, pemadam portabel berkapasitas 2–9 liter, pemadam gantung 4–8 liter, model ransel 15 liter, sistem pemadam otomatis hingga kendaraan pemadam berukuran mini dan sepeda motor pemadam.
Perusahaan menyebut rangkaian solusi tersebut ditujukan untuk membantu penanganan berbagai kondisi kebakaran, termasuk mendukung proses pemadaman, menghambat panas serta mengurangi potensi kontak dengan oksigen.
Namun, efektivitas masing-masing perangkat tetap perlu disesuaikan dengan jenis sumber api, spesifikasi produk, kondisi penggunaan serta hasil pengujian dan verifikasi teknis yang berlaku.
Kebutuhan teknologi proteksi kebakaran juga semakin kompleks seiring berkembangnya kendaraan listrik, baterai litium, fasilitas penyimpanan energi, industri manufaktur, pertambangan, sektor energi, petrokimia, transportasi dan berbagai infrastruktur modern.
Karakteristik risiko pada setiap sektor tidak sama. Karena itu, sistem proteksi harus disesuaikan dengan jenis risiko dan standar keselamatan yang diterapkan.
FOSS Group memproyeksikan FOSS Aerogel Fire Protection untuk dikembangkan pada sejumlah sektor tersebut, termasuk baterai litium dan kendaraan listrik.
Perusahaan juga menyatakan tengah mengembangkan solusi yang ditujukan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan.
Buka Pintu untuk Pemerintah dan Industri
FOSS Group juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
PT Genetic FOSS Indonesia Teknologi menawarkan kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, kementerian dan lembaga terkait, BNPB dan BPBD, institusi pemadam kebakaran, BUMN, kawasan industri, perusahaan energi dan pertambangan, sektor transportasi, industri otomotif dan kendaraan listrik, distributor serta mitra teknologi.
Kerja sama tersebut dapat berupa demonstrasi produk, pengujian dan verifikasi teknis, proyek percontohan, pengembangan aplikasi berdasarkan kebutuhan lapangan, integrasi sistem keselamatan hingga pengembangan jaringan pemasaran dan distribusi.
Langkah ini dinilai penting agar teknologi yang dikembangkan tidak sekadar diperkenalkan, tetapi juga dapat melalui proses pengujian dan pengkajian sebelum diterapkan secara lebih luas.
Gebrakan FOSS Group juga tidak berhenti pada pemasaran.
Perusahaan membuka peluang pengembangan lebih lanjut di Indonesia, termasuk perakitan, pengisian, alih teknologi hingga produksi lokal apabila aspek teknis, bisnis dan regulasi memungkinkan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi keterlibatan industri nasional sekaligus memperkuat kapasitas teknologi keselamatan di dalam negeri.
Afo Lim menegaskan FOSS Group siap berkolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah, BUMN, dunia industri dan seluruh mitra strategis. Kami siap melakukan demonstrasi, pengujian dan pengembangan bersama agar teknologi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” katanya.
Meski menawarkan inovasi teknologi proteksi kebakaran, penerapannya pada sektor berisiko tinggi tetap membutuhkan standar keselamatan, sertifikasi dan pengujian yang relevan sesuai peruntukan serta regulasi yang berlaku.
Dengan diperkenalkannya FOSS Aerogel Fire Protection, FOSS Group berharap dapat ikut mendorong pengembangan teknologi keselamatan kebakaran di Indonesia.
Di tengah perubahan karakteristik risiko kebakaran pada era kendaraan listrik dan teknologi penyimpanan energi, kolaborasi antara pemerintah, industri, dunia teknologi dan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat sistem keselamatan.
Api berubah. Risikonya berubah. Teknologi proteksinya pun dituntut ikut berubah.
FOSS Aerogel Fire Protection
Inovasi • Keselamatan • Teknologi untuk Indonesia
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi








