Tangerang, Mata Aktual News — Baru bebas, eh masuk lagi. Seorang residivis kasus penadahan motor curian bernama Ijul kembali dicokok polisi setelah kedapatan menyimpan motor bodong hasil curanmor di kontrakannya kawasan Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat.
Pria yang sudah dua kali keluar masuk penjara itu dibekuk Unit Reskrim Polsek Benda Polres Metro Tangerang Kota pada Jumat (15/5/2026) sore.
Kapolsek Benda AKP Sriyono, S.H., M.H. mengatakan, dari tangan pelaku polisi menyita satu unit Honda Scoopy hasil curian yang sudah dipasangi pelat nomor palsu untuk mengelabui petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelaku kami amankan berikut barang bukti motor hasil curanmor dengan nomor polisi palsu,” ujar Sriyono.
Kasus ini berawal saat korban memarkirkan motor Honda Scoopy miliknya di sebuah warung di Jalan Atang Sanjaya, Kelurahan Benda, Kota Tangerang, pada 17 Maret 2026 siang.
Korban sempat meninggalkan motor sekitar 15 menit dalam kondisi stang terkunci. Namun saat kembali, motor sudah lenyap tanpa jejak.
Merasa jadi korban pencurian, korban langsung melapor ke Polsek Benda dengan kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
Bergerak cepat, Tim Opsnal Reskrim Polsek Benda yang dipimpin Iptu Zainal Arifin melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengendus lokasi persembunyian pelaku.
Saat digerebek, polisi menemukan motor curian lengkap dengan pelat palsu dan handphone milik pelaku.
Dari hasil pemeriksaan, Ijul mengaku membeli motor curian itu dari pelaku lain berinisial Jebir dengan harga murah, hanya Rp3 juta. Motor kemudian dijual kembali secara COD demi meraup untung cepat.
“Pelaku mengaku sudah lebih dari 10 kali membeli motor hasil curian untuk dijual kembali. Keuntungannya bisa mencapai Rp1,5 juta per unit,” ungkap
Sriyono.
Polisi juga mengungkap Ijul merupakan pemain lama dalam bisnis motor bodong. Ia pernah mendekam di Lapas Salemba tahun 2022 dan kembali dipenjara di Lapas Tangerang pada 2025 dalam kasus serupa.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi curanmor yang makin nekat.
“Gunakan kunci ganda dan parkir kendaraan di tempat aman. Jika ada aktivitas mencurigakan segera laporkan ke polisi,” tegasnya.
Kini polisi masih memburu jaringan pelaku lain yang terlibat dalam sindikat jual beli motor curian tersebut.
Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi








