Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Mata Aktual News — Pelayanan RS Uni Medika kembali jadi sorotan. Seorang pasien berinisial JS (46) mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit yang dinilai lamban dan berbelit, terutama soal ketersediaan kamar dan proses administrasi.

JS menceritakan, dirinya datang ke IGD pada Rabu (15/04/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, petugas menyebut kamar kelas I tersedia dan ia dijanjikan bisa dipindahkan sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun, janji tinggal janji. Hingga malam berlalu, JS tak kunjung dipindahkan. Ia baru mendapatkan kamar keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Katanya kamar ada, tapi saya harus nunggu sampai pagi. Ini kan aneh,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/04/2026).

Menurutnya, pemindahan kamar baru dilakukan setelah dirinya menghubungi kenalan di lembaga pengawas layanan BPJS. Hal ini membuatnya bertanya-tanya soal sistem pelayanan di rumah sakit tersebut.

Keluhan juga muncul saat dirinya menjalani kontrol pertama pada Jumat (24/04/2026). JS mengaku dipersulit saat pendaftaran karena diminta registrasi secara online, padahal ia menggunakan BPJS Ketenagakerjaan.

“Harusnya beda mekanisme, jangan disamaratakan. Ini malah bikin ribet pasien,” katanya.

Masalah makin runyam saat proses rujukan. Pada Senin (27/04/2026), JS mendatangi RSUP Sitanala membawa surat rujukan dari RS Uni Medika. Namun, pihak rumah sakit tujuan menyebut data pasien belum terdaftar secara online.

Akibatnya, JS harus kembali menghubungi pihak RS Uni Medika agar data tersebut diinput. Ia menyebut, proses itu baru dilakukan setelah dirinya komplain, sehingga membuat waktu tunggu semakin panjang.

Rangkaian kejadian ini menimbulkan kekecewaan mendalam. JS berharap pihak rumah sakit segera berbenah agar pasien tidak lagi dirugikan oleh pelayanan yang lamban dan tidak sinkron.

“Pasien itu butuh cepat ditangani, bukan dipersulit. Jangan sampai orang sakit malah tambah stres,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Uni Medika belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut. Redaksi Mata Aktual News masih berupaya menghubungi pihak terkait guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut.

Reporter: Dian Pramudja
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati
Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot
Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 00:00 WIB

Pasien Keluhkan RS Uni Medika: Kamar Ada Tapi Tak Kunjung Diberikan, Urusan Administrasi Bikin Geram

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”

Senin, 26 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:22 WIB

Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:53 WIB

Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights