Home / TNI

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan, 5 Lainnya Luka dalam Misi UNIFIL

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mata Aktual News – Eskalasi konflik di Lebanon Selatan berdampak serius terhadap pasukan perdamaian Indonesia. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) mencatat sebanyak 8 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa mengalami dampak serangan hingga Selasa (31/3/2026).

Dari jumlah tersebut, 3 prajurit dilaporkan gugur, sementara 5 lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayah operasi memburuk secara cepat dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Minggu (29/3), satu prajurit dinyatakan gugur. Selain itu, satu personel mengalami luka berat dan dua lainnya luka ringan akibat dampak konflik bersenjata,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Situasi kembali memanas pada Senin (30/3), seiring meningkatnya intensitas konflik di kawasan tersebut. Dalam insiden lanjutan itu, dua prajurit TNI kembali gugur, sementara dua lainnya mengalami luka berat.

Menurut Rico, seluruh prajurit yang mengalami luka telah dievakuasi sesuai prosedur operasional standar misi perdamaian PBB. Saat ini, para korban luka tengah menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan di Beirut, Lebanon.

Para prajurit tersebut diketahui sedang menjalankan tugas pengawalan dalam rangka mendukung operasional misi United Nations Interim Force in Lebanon saat serangan terjadi.

Kemhan RI menegaskan bahwa keselamatan pasukan perdamaian harus menjadi prioritas utama, dan menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat konflik untuk menghormati hukum humaniter internasional.

Perkembangan situasi di Lebanon Selatan terus dipantau secara ketat oleh pemerintah Indonesia, khususnya terkait keselamatan personel TNI yang masih bertugas dalam misi perdamaian dunia tersebut.

(Redaksi Mata Aktual News)

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pahlawan Perdamaian Gugur di Lebanon, Duka Selimuti TNI AD
Pangdam Jaya Groundbreaking Jembatan Garuda, Dorong Akses dan Kesejahteraan Warga
Sinergi TNI-Polri dan Warga, Koramil Duren Sawit Intensifkan Patroli Jaga Keamanan Lingkungan
Negara Hadir untuk Rakyat, Dandim 0503/JB Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda dan Gentengisasi
Koramil 06/Cakung Perkuat Sinergi Patroli Siskamling, Tekankan Pendekatan Humanis
Koramil 07/Pondok Aren Terima Water Tank, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran dan Krisis Air
Mimpi Giyanto Miliki Rumah Layak Terwujud Lewat TMMD ke-127 Kodim Wonogiri
Koramil 01/Taman Sari Bagi Takjil Ramadan, Perkuat Kedekatan TNI dengan Warga
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:27 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan, 5 Lainnya Luka dalam Misi UNIFIL

Senin, 30 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pahlawan Perdamaian Gugur di Lebanon, Duka Selimuti TNI AD

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:06 WIB

Pangdam Jaya Groundbreaking Jembatan Garuda, Dorong Akses dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:31 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Warga, Koramil Duren Sawit Intensifkan Patroli Jaga Keamanan Lingkungan

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:59 WIB

Negara Hadir untuk Rakyat, Dandim 0503/JB Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda dan Gentengisasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Istana Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 17:53 WIB

Verified by MonsterInsights