Viral! Lansia Sesak Napas Diduga Ditolak RSUD Kumpulan Pane

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEBINGTINGGI | Mata Aktual News — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pasien lanjut usia terbaring lemah di dalam ambulans di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane, Kota Tebingtinggi, viral di media sosial, Kamis (8/1/2026). Dalam video tersebut, keluarga pasien mengaku permintaan rawat inap tidak dikabulkan dengan alasan ruang perawatan penuh.

Pasien lansia itu diketahui bernama Suliyem (67), warga Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Ia dibawa ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut dalam kondisi sesak napas dan disebut membutuhkan penanganan medis segera.

Anak pasien, Sunita, menuturkan bahwa kondisi ibunya mulai memburuk sejak pagi hari akibat komplikasi penyakit yang diderita. Sekitar pukul 07.00 WIB, ia meminta bantuan Kepala Lingkungan setempat untuk meminjam ambulans milik warga guna membawa ibunya ke RSUD Kumpulan Pane.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, setibanya di rumah sakit, Sunita mengaku pihak RSUD Kumpulan Pane menyampaikan bahwa seluruh ruang rawat inap sedang penuh dan menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit lain.

“Sejak pagi saya sudah berusaha mencari ambulans untuk membawa orang tua saya yang sakit. Tapi saat sampai di RSUD Kumpulan Pane, kami justru diminta mencari rumah sakit lain,” ujar Sunita kepada wartawan.

Sunita juga menyebutkan bahwa ibunya belum mendapatkan pemeriksaan lanjutan ataupun penanganan sementara di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Kondisi mamak saya sangat lemah. Tapi kami tidak diarahkan masuk ke IGD, malah disarankan mencari rumah sakit lain karena ruangan penuh,” katanya.

Dalam kondisi kelelahan dan belum makan sejak pagi, Sunita akhirnya meminta bantuan warga sekitar. Berkat pertolongan warga, pasien kemudian dibawa ke Rumah Sakit Chevani, Kota Tebingtinggi, dan saat ini telah mendapatkan perawatan medis.

“Alhamdulillah, ibu saya sekarang sudah dirawat dan mendapat penanganan,” ungkap Sunita.

Hingga berita ini diterbitkan, Mata Aktual News masih berupaya mengonfirmasi peristiwa tersebut kepada Direktur RSUD Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, drg. Lili Marliana, untuk memperoleh penjelasan resmi terkait prosedur pelayanan pasien gawat darurat serta kondisi kapasitas ruang perawatan. Namun, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan.

Mata Aktual News akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik yang akurat, independen, dan bertanggung jawab.

Reporter: AMan
Editor: Redaktur

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”
Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat
Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati
Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot
Rekan Indonesia Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS di CFD Jakarta Barat
Layanan Jalan, Akar Masalah Kesehatan Jakarta Masih Mandek
Viral Dugaan Tolak Lansia, Dua Petugas RSUD Kumpulan Pane Diperiksa Inspektorat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

RS Pakuhaji Rayakan HUT ke-8, Teguhkan Komitmen “Tumbuh Bersama Melayani dengan Ikhlas”

Senin, 26 Januari 2026 - 18:37 WIB

Sixfeo Football Warnai HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:22 WIB

Wamen HAM Nilai Aduan Rekan Indonesia soal Permenkes Kegawatdaruratan Sudah Tepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:53 WIB

Bupati Tangerang: Kepala Puskesmas Harus Layani Warga dengan Hati

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WIB

Peringkat RSUD Tipe D DKI Dirilis, Transparansi Layanan Publik Disorot

Berita Terbaru

Pemerintahan

JATA: Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Picu Kerusakan Masif

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:13 WIB

Verified by MonsterInsights