Warga Bentrok dengan Pekerja PT Inang Sari, Satu Orang Terluka

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mata Aktual News | Agam, Sumatera Barat Bentrokan terjadi antara warga dan pekerja PT Inang Sari di kawasan Padang Mardani, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 11.15 WIB. Insiden ini dipicu kedatangan ratusan warga yang menuntut pengosongan lahan yang diklaim telah habis masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU)-nya.

Tokoh masyarakat Padang Mardani, Defrizal (Auang), menjelaskan bahwa warga mengecam keberlanjutan penguasaan lahan oleh perusahaan. Mereka menilai HGU Nomor 1 Tahun 1988 milik PT Inang Sari telah berakhir pada 2018, namun perusahaan masih menggunakan sekitar 500 hektare lahan tersebut.

“Sekarang sudah 2025, tetapi PT Inang Sari masih menguasai lahan yang sudah habis masa HGU-nya,” ujar Defrizal mewakili warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, warga menyampaikan telah merencanakan pemanfaatan sebagian lahan untuk kepentingan umum, yakni 60 hektare untuk pembangunan gedung batalyon TNI dan 25 hektare untuk fasilitas masyarakat.

Aksi warga yang berjumlah sekitar 300 orang berubah tegang setelah mereka dihadang oleh pekerja perusahaan. Kericuhan pecah, dan diduga seorang pekerja mengacungkan senjata tajam hingga melukai seorang warga pada bagian kelopak mata kiri.

Defrizal menuturkan bahwa ia bersama warga lainnya sempat mengamankan senjata tajam tersebut untuk mencegah situasi semakin memburuk.

“Situasi memanas. Saya langsung mengamankan senjata tajam dari tangan salah satu oknum,” ungkapnya.

Bentrokan tersebut disebut berlangsung di hadapan aparat kepolisian yang berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Hingga Kamis malam (4/12/2025), sejumlah tokoh masyarakat termasuk Defrizal (Auang), Lukman Hakim Dt. Talut Api, Yurnalis, serta Kuasa Hukum Mendri masih berada di Polres Agam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Warga juga telah membuat laporan resmi atas insiden tersebut.

Sementara itu, pihak PT Inang Sari maupun kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kericuhan yang terjadi.

Reporter: Rahmat
Editor: Merry WM

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten
MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi
Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil
PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan
Presidium FOMPPA Perkuat Silaturahmi dan Teguhkan Visi Misi Perjuangan
Kuasa Hukum Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan di Samarinda
Warga Pondok Kelor Terdampak Proyek PT BBI Adukan Tuntutan ke DPRD
Janji Dinilai Palsu, Warga Hentikan Aktivitas Tambang di Bitung
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:36 WIB

FOMPPA dan Ormas Pakuhaji Bagikan Takjil serta Santuni Anak Yatim, Dihadiri Anggota DPRD Banten

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:14 WIB

MTs Muhammadiyah Kampung Tangah Semarakkan Ramadan dengan Lomba Religi

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:11 WIB

Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Pemdes Babakan Madang Tebar 6.500 Paket Takjil

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:16 WIB

PSHT Ranting Rajeg Bagikan 500 Box Takjil Gratis dan Gelar Buka Bersama di Bulan Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:43 WIB

Presidium FOMPPA Perkuat Silaturahmi dan Teguhkan Visi Misi Perjuangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Warga Tigaraksa Serbu Pangan Murah Jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Mar 2026 - 19:00 WIB

Pemerintahan

Rudy Susmanto Minta Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati

Selasa, 17 Mar 2026 - 00:48 WIB

Verified by MonsterInsights