Rekan Indonesia Puji Kemenham: Kesehatan dan Gizi Kini Diakui sebagai Hak Asasi

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, mengapresiasi langkah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) RI yang ikut mengangkat isu kesehatan dan gizi sebagai bagian dari pemenuhan hak asasi manusia.

Menurut Agung, dua program yang diluncurkan Kemenham, yakni “Bebas dari Gizi Buruk” dan “Sehat adalah Hak Semua Warga”, menjadi sinyal kuat bahwa negara semakin menyadari pentingnya kesehatan sebagai bagian dari hak dasar warga.

“Capaian 7,37 juta penerima manfaat, berdirinya 2.375 dapur gizi, dan pembukaan 100 ribu lapangan kerja bukan hanya angka. Itu bukti nyata bahwa pemenuhan gizi bisa dijadikan pintu masuk untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi sekaligus,” kata Agung dalam keterangan pers, Selasa (30/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menilai pemeriksaan kesehatan gratis, skrining dari sekolah hingga desa terpencil, serta pencegahan penyakit sejak dini merupakan bentuk konkret hadirnya negara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Meski begitu, Agung memberikan masukan agar program ini tidak berhenti sebagai proyek jangka pendek. “Kunci dari semua ini adalah keberlanjutan. Program harus dijaga anggarannya, diperkuat kolaborasi dengan sekolah, desa, dan komunitas lokal, serta dibangun partisipasi masyarakat yang aktif. Kalau tidak, capaian besar ini bisa cepat hilang,” ujarnya.

Agung menekankan, pengakuan atas kesehatan dan gizi sebagai hak asasi merupakan langkah maju yang perlu diperluas ke kebijakan lintas kementerian. “HAM bukan hanya soal politik dan hukum, tetapi juga hak dasar manusia untuk sehat, berpendidikan, dan hidup layak. Inilah fondasi dari keadilan sosial,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim
BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!
Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini
Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan
PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir
HIV/AIDS Tak Bisa Ditangani Sendirian, Karisma Gebrak Kolaborasi Lintas Sektor di Jakarta Pusat
HUT ke-64 Sumber Waras, Bazar Gratis Bikin Warga Sumringah! 36 Tenan Berbagai Sembako hingga Hiburan
Ratusan Butir Obat Keras Ilegal Disita, Dua Pengedar Diciduk di Kosambi
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:05 WIB

Rekan Indonesia Serahkan Kajian Indeks Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan kepada Wali Kota Jaktim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:27 WIB

BPJS Bantah Diganti Klinik Kopdes, Rekan Indonesia: Jangan Sesatkan Publik!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Rekan Indonesia Jelaskan Perkembangan RSUD Cakung, Pemilihan Kontraktor Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Rekan Indonesia Kritik Digitalisasi RSUD di Jakarta: Aplikasi Bermasalah, Pasien Kehilangan Pendampingan

Kamis, 17 September 2026 - 15:23 WIB

PMI DKI Jakarta Resmikan Gedung Baru, Gubernur Pramono Dan Jusup Kalla Turut Hadir

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights