Petani Sawit Agam Laporkan Dugaan Pencurian, Rekaman CCTV Ungkap Modus Pelaku – Pimred Mata Aktual News: Aparat Harus Tegas

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Mata Aktual News — Dugaan pencurian buah sawit kembali terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Seorang petani, M. Rozi Nasrul Ihksan, melaporkan kehilangan puluhan kilogram sawit miliknya yang diduga dicuri pada Rabu, 12 November 2025, di kebun miliknya di Bakung, Jorong Sikabu, Kenagarian Kampung Tengah, Lubuk Basung. Laporan diterima Polres Agam pada Kamis malam, 14 November, dengan nomor registrasi LP/B/119/XI/2025/SPKT/POLRES AGAM/POLDA SUMATERA BARAT.

Investigasi awal mengungkap modus pencurian: pelaku menggunakan sepeda motor untuk mengangkut buah sawit dari kebun yang minim pengawasan. Rekaman CCTV dari peron tempat sawit dijual menunjukkan pelaku mengenakan kaus putih dan celana pendek biru membawa hasil curian ke lokasi penjualan. Bukti pembelian dari pemilik peron juga menguatkan dugaan bahwa sawit tersebut berasal dari kebun korban.

“Saya menemukan sawit saya dijual di peron, dan rekaman CCTV memperlihatkan pelaku membawa sawit ke sana. Ini jelas modus yang terorganisir dan memanfaatkan lemahnya pengawasan kebun sawit,” ujar Rozi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasie SPKT Polres Agam, Rahmad Wahyu, S.H., memastikan laporan telah diterima dan kasus akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum. Namun, fakta lapangan menunjukkan bahwa banyak kebun sawit di Agam rawan menjadi target karena minimnya pengawasan dan jarak antarperkebunan yang jauh.

Pimpinan Redaksi Mata Aktual News, Merry Witrayeni Mursal, menekankan bahwa kewaspadaan aparat dan pemilik kebun harus ditingkatkan.

“Pelaku memanfaatkan celah pengawasan. Penegakan hukum harus tegas dan cepat agar memberikan efek jera. Aparat keamanan tidak boleh hanya menunggu laporan, tetapi aktif melakukan patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi rawan,” tegas Merry.

Kasus ini menyoroti tantangan serius dalam pengamanan sektor perkebunan sawit di Agam, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas patroli dan pengawasan aparat terhadap tindak kriminal yang mulai terorganisir. Para petani diimbau bekerja sama dengan aparat untuk memasang sistem pengawasan tambahan, termasuk CCTV, serta mendokumentasikan setiap transaksi sawit yang masuk atau keluar.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kriminalitas di sektor pertanian tidak bisa dianggap sepele dan memerlukan tindakan preventif serta penegakan hukum yang konsisten.

Reporter: Rahmat
Editor: Amor

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik
98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama
Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban
Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR
Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga
Anak Perempuan 15 Tahun Diduga Dibawa Kabur, Dua Pria Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi
Polsek Jatiuwung Bongkar Peredaran Tramadol, Tiga Pelaku Diamankan
Pengusaha Material Laporkan Dugaan Penipuan Rp 307 Juta terkait Proyek Kampus UNTARA Jatake ke PolresTangerang Kota
Berita ini 509 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:30 WIB

Polres Bitung Tancap Gas, Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar Terus Dikulik

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:40 WIB

98 Paket Sabu Digagalkan di Manado, Kapolresta: Narkoba Musuh Bersama

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:53 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rp1,6 Miliar di Bitung Masih Berjalan, Polres Dalami Kerugian Riil Korban

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Medsos, Ketua PWOIN Depok Laporkan Oknum HR

Kamis, 25 Desember 2025 - 12:05 WIB

Diduga Jual Obat Keras Berkedok Toko Kosmetik, Sebuah Toko di Jakarta Timur Disorot Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rekan Indonesia Dukung Target 90 Persen Cakupan Air Bersih Jakarta

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:32 WIB

Verified by MonsterInsights